MTS Muhammadiyah 20 Menongo Gelar Study Tour Jelajah Sejarah dan Budaya ke Yogyakarta

LAMONGAN – forumkota.id_14:37 17-5-2026 Sebagai wujud nyata dari semangat pendidikan yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, MTS Muhammadiyah 20 Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, menggelar kegiatan studi wisata atau Study Tour dengan tema “Jelajah Sejarah dan Budaya” ke Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Sabtu hingga Ahad, 16–17 Mei 2026, dan diikuti oleh ratusan siswa serta didampingi oleh para tenaga pendidik dan staf sekolah.

Kegiatan ini mengusung semboyan Fii Amanillah, yang bermakna perjalanan yang dijalankan dalam perlindungan dan kepercayaan kepada Allah SWT. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengalaman belajar langsung kepada para siswa mengenai kekayaan sejarah, nilai budaya, serta keindahan alam dan warisan peradaban yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, sekaligus melengkapi materi pelajaran yang telah diterima di sekolah.

Berdasarkan jadwal kegiatan yang telah disusun, rombongan MTS Muhammadiyah 20 Menongo berangkat dari lokasi sekolah pada pukul 07.15 WIB, setelah sebelumnya melaksanakan prosesi kehadiran peserta dan doa bersama pukul 07.00 WIB agar perjalanan berjalan lancar, aman, dan penuh manfaat. Perjalanan menuju kota pelajar ini dilakukan menggunakan armada bus pariwisata yang telah disiapkan, dengan penuh antusiasme dan semangat dari seluruh peserta.

Setelah menempuh perjalanan darat, rombongan tiba di tujuan pertama pada pukul 15.00 WIB, yaitu Heha Sky View. Di lokasi ini, para siswa tidak hanya menikmati keindahan pemandangan alam dari ketinggian, tetapi juga diajak untuk mengamati bagaimana pengelolaan tempat wisata dikembangkan menjadi destinasi edukasi dan rekreasi yang menarik. Kegiatan dilanjutkan pukul 17.00 WIB dengan prosesi penempatan dan istirahat sementara di penginapan yang telah ditentukan, guna memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan rangkaian acara di malam hari.

Pukul 20.00 WIB, kegiatan berlanjut ke lokasi kedua, kawasan ikonik Malioboro. Di pusat keramaian dan jantung kota Yogyakarta ini, para siswa diajak melihat langsung dinamika sosial budaya masyarakat, keragaman ekonomi kreatif, serta suasana sejarah yang kental di sepanjang jalan utama tersebut. Para siswa tampak sangat antusias berkeliling, mengamati berbagai kerajinan khas, serta mempelajari nilai-nilai sejarah yang melekat pada kawasan tersebut. Kegiatan di Malioboro berakhir pukul 23.00 WIB, di mana seluruh peserta kembali ke penginapan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri bagi kegiatan di hari berikutnya.

Memasuki hari kedua, Minggu, 17 Mei 2026, kegiatan dimulai lebih awal pukul 04.30 WIB dengan pemanggilan untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah, menanamkan kedisiplinan dan nilai keagamaan di setiap rangkaian kegiatan. Setelah melaksanakan ibadah dan beristirahat sejenak, peserta menikmati sarapan pagi pukul 08.00 WIB untuk mengembalikan tenaga.

Pukul 10.00 WIB, rombongan melakukan pengecekan keluar dari penginapan dan langsung bergerak menuju lokasi tujuan utama dan paling bersejarah, yakni Candi Prambanan. Sebagai situs warisan dunia dan candi Hindu terbesar di Indonesia, lokasi ini menjadi sarana belajar langsung materi sejarah dan kebudayaan yang sangat berharga. Di kompleks candi ini, para siswa diajak mengamati arsitektur megah, nilai seni tinggi, serta kisah sejarah yang melatarbelakangi berdirinya peninggalan masa lalu tersebut. Waktu kunjungan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, di mana seluruh peserta diminta untuk mengumpulkan kembali wawasan dan pengalaman sebelum meninggalkan kawasan bersejarah ini.

Setelah selesai mengunjungi seluruh titik destinasi yang telah direncanakan, tepat pukul 16.00 WIB pula rombongan resmi memulai perjalanan pulang kembali ke Lamongan dengan membawa banyak kenangan dan ilmu baru.

Kepala sekolah dan panitia pelaksana berharap, melalui kegiatan Study Tour ini, para siswa MTS Muhammadiyah 20 Menongo tidak hanya mendapatkan hiburan, namun lebih dari itu mampu memperluas wawasan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah dan budaya bangsa. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mewujudkan visi “Unggul dalam Prestasi, Anggun dalam Moral dan Intelektual”, dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bermakna, dan mendidik di mana pun berada.

Selain sebagai sarana belajar di luar kelas, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas, seiring dengan dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MTS Muhammadiyah 20 Menongo. Bagi warga yang berminat mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi kontak Bu Yuni di nomor +62 856-3474-124 atau mengikuti akun media sosial resmi sekolah.

 

Sunariyanto