Forumkota.id _ Jumat, 7 Agustus 2026 – Jagat pergerakan rakyat dan pembelaan hak asasi manusia di tanah air kehilangan satu lagi sosok teguh yang tak pernah lelah berdiri di barisan paling depan membela mereka yang lemah. Moch. Sholeh atau akrab disapa Cak Sholeh, pendiri sekaligus jiwa dari Lembaga Bantuan Hukum “No Viral No Justice”, telah berpulang ke Rahmatullah pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Selama puluhan tahun mengabdi, nama Cak Sholeh tak pernah lepas dari ingatan mereka yang pernah merasakan manisnya keadilan yang ia perjuangkan. Ia hadir bukan karena nama besar atau iming-iming kemewahan, melainkan karena nurani yang tak bisa diam melihat ketimpangan.
Sebagai sosok yang selalu vokal membela masyarakat kecil, Cak Sholeh mengajarkan kita bahwa keadilan tidak boleh bergantung pada popularitas sebuah kasus. “No Viral No Justice” bukan sekadar slogan, melainkan kritik sosial yang lahir dari pengalaman panjangnya mendampingi mereka yang suaranya sering terpinggirkan. Prinsip yang ia usung itu adalah janji setia: bahwa keadilan harus ditegakkan meski tak ada sorotan kamera, meski tak ada berita yang memuji, dan meski jalan yang ditempuh penuh duri.
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang kerap mengutamakan kepentingan di atas kebenaran, Cak Sholeh justru memilih jalan sunyi namun berisi. Ia mendatangi kampung-kampung terpencil, berdialog dengan nelayan yang haknya dirampas, mendampingi petani yang lahannya diserobot, hingga membelah rakyat kecil yang tak punya kuasa berbicara di meja hukum. Kerendahan hatinya mengajarkan bahwa pejuang sejati tak perlu berteriak agar didengar, cukup setia pada kebenaran meski sendirian.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka kawasan Surabaya dan akan dimakamkan di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, Pasuruan, tempat beliau juga mengabdi sebagai Wakil Pengasuh.
Kini perjalanan panjangnya telah usai. Namun semangat yang ia tanam, keteguhan yang ia tunjukkan, dan ketulusan yang ia berikan akan terus hidup dalam ingatan dan perjuangan mereka yang tertinggal. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat terindah-Nya, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan beliau di tempat paling mulia di sisi-Nya sebagai balasan atas segala pengorbanan dan pengabdiannya.
Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga, kerabat, serta seluruh rekan seperjuangan yang ditinggalkan. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan yang tak terhingga.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Sesungguhnya kita milik Allah, dan kepada-Nya lah kita kembali. Selamat jalan pejuang keadilan yang tak mencari sorotan, namamu abadi dalam jejak kebenaran.
Jurnalis: Sunariyanto
Editor: Redaksi
—
