Forumkota.id, Semarang — Memasuki H+2 libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran kepolisian meningkatkan pengamanan di berbagai destinasi wisata di wilayah Kota Semarang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif seiring meningkatnya mobilitas warga yang memanfaatkan masa libur bersama keluarga.
Pengamanan dilaksanakan oleh Satuan Pengamanan Obyek Vital dengan menerjunkan 20 personel disertai dukungan dua unit kendaraan roda empat dalam kegiatan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Sasaran patroli meliputi pengunjung obyek wisata, pengelola destinasi, pelaku usaha pariwisata, serta tempat ibadah yang mengalami peningkatan aktivitas selama libur panjang.
Di lapangan, petugas melaksanakan patroli dialogis di kawasan obyek wisata, pusat perbelanjaan, swalayan, hingga perhotelan. Personel juga melakukan pemantauan situasi kamtibmas di sekitar destinasi wisata, mengantisipasi potensi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), mengecek sarana keamanan dan keselamatan, serta berkoordinasi dengan pengelola hotel terkait potensi lonjakan tamu. Imbauan kamtibmas turut disampaikan secara langsung kepada pengunjung maupun pengelola guna meningkatkan kewaspadaan bersama.

Sejumlah destinasi wisata tercatat mengalami peningkatan kunjungan. Lawang Sewu menjadi lokasi dengan jumlah wisatawan tertinggi, disusul kawasan bersejarah Kota Lama Semarang, destinasi religi-budaya Sam Poo Kong, serta kawasan rekreasi pantai Pantai Marina. Destinasi lain yang turut terpantau ramai antara lain Semarang Zoo, Gua Kreo, Grand Maerakaca, Taman Lele, dan Waduk Jatibarang.
Patroli dialogis juga menyasar sejumlah tempat ibadah, yakni Pura Agung Giri Natha, Masjid Besar Kauman, serta Masjid Baiturrahman Simpang Lima, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian libur keagamaan.
Kasat Pamobvit Polrestabes Semarang, AKBP Sigit Ari W, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

“Momentum libur panjang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang publik, khususnya destinasi wisata. Kami memastikan kehadiran anggota untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas pengelola destinasi wisata dan pelaku usaha pariwisata terus diperkuat guna mengantisipasi lonjakan wisatawan selama periode cuti bersama.
“Sinergi pengamanan menjadi kunci agar seluruh aktivitas masyarakat selama libur Hari Raya berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
AKBP Sigit juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap informasi maupun potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110 maupun kanal digital Aplikasi LIBAS dan SIPOLAN. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya cipta kondisi kamtibmas selama rangkaian libur bersama peringatan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H di wilayah Kota Semarang.













