TANAH DATAR, forumkota.id — Terbitnya pemberitaan mengenai terhentinya pekerjaan Proyek Jembatan Panti senilai Rp11,03 miliar yang dikerjakan CV.NADHA PRATAMA kini mendapat tanggapan resmi dari pemerintah nagari. Wali Nagari Lima Kaum,Fadhli Tarmizi, S.H., menyampaikan harapan sekaligus seruan penting demi keberlanjutan proyek yang sangat dinanti masyarakat ini.
Dalam pernyataan di ruang kerjanya pada Selasa (03/11), Fadli menyampaikan keinginan tulus seluruh warga agar pembangunan jembatan ini dapat segera tuntas dan bermanfaat sesuai jangka waktu yang telah di tetapkan. “Harapan saya mewakili masyarakat Kabupaten Tanah Datar, khususnya Kecamatan Lima Kaum, semoga Jembatan Panti bisa segera selesai supaya bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” ucapnya dengan nada penuh harap.
Secara khusus, Wali Nagari juga meminta pihak kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaikan persoalan yang menyebabkan pekerjaan terhenti. Jika kendala utamanya memang pada pembayaran kepada para pekerja, ia meminta hal ini disegerakan. “Kepada kontraktor CV.NADHA PRATAMA, jika memang belum memberikan hak para pekerja, mohon disegerakan supaya pekerjaan bisa lancar dan cepat siapnya,” tegasnya.
Fadli menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini bukan sekadar bangunan infrastruktur biasa. Bagi warga Nagari Lima Kaum dan sekitarnya, jembatan adalah urat nadi yang memperlancar akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan setiap harinya. Semakin lama terhenti, semakin besar dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pernyataan ini menjadi suara resmi pemerintah nagari yang mewakili aspirasi warga di lapangan. Tidak ada tuntutan yang berlebihan, hanya kejelasan, keadilan bagi para pekerja, dan kepastian kapan jembatan ini bisa dilalui dengan aman. Semoga seruan ini didengar dan ditindaklanjuti dengan segera oleh pihak terkait.
Awak media akan terus memantau langkah lanjutan dari pihak kontraktor maupun instansi terkait. Kejelasan pembayaran dan kelanjutan proyek adalah hak publik yang harus dipenuhi. Masyarakat menantikan bukti nyata: pengerjaan yang kembali berjalan dan jembatan yang segera tuntas.***













