Proyek Embung Desa Kedondong Demak Senilai 454,5 Juta Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Proyek pembuatan embung dengan anggaran APBD kabupaten Demak sebesar Rp 454.516.000,-  yang dikerjakan oleh CV Giri Bangun, di desa Kedondong Demak menjadi sorotan publik. Letaknya yang tertutup hamparan sawah membuat proyek ini nyaris luput dari pantauan media. Saat sejumlah media mendatangi lokasi pekerjaan yang berada di tengah sawah, kondisi yang dijumpai sangatlah mengenaskan.

Papan informasi proyek yang tidak mencantumkan volume pekerjaan hanya tertancap paku di batang pohon. Batangan pipa pipa berwarna putih teronggok santai ditepi embung. Tak didapati tanah bekas kerukan dilokasi pekerjaan.

Mudhofir mantan Kades Wonoketingal Karanganyar yang saat itu berada dilokasi pekerjaan hanya menyatakan bahwa spesifikasi dalam R-A-B nya memang seperti itu. Dia juga menyatakan bahwa sebagai pelaksana proyek dirinya hanya mengerjakan apa yang ada dalam R-A-B.

“Sesuai RAB aja mas”, ujar Mudhofir, 16/9.

Dirinya juga enggan menjawab terkait struktur pembesian di pinggir embung yang berbentuk tegak lurus tanpa kemiringan sedikitpun.

Saat media mempertanyakan ukuran besi yang dianggap terlalu kecil, mantan kades wonoketingal ini juga tidak bisa menjelaskan.

Dengan kondisi Medan seperti itu, pekerjaan pengecoran embung tentunya sulit dilakukan. Pengecoran dengan menggunakan molen sangat mungkin dilakukan untuk menyiasati standar operasional prosedur pekerjaan fisik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi yang diberikan oleh para pejabat Dinputaru Kabupaten Demak mengenai masalah tersebut.

Suroso ST, dari Bidang SDA Dinputaru Demak beberapa dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya hanya menyatakan bahwa dirinya akan melaksanakan rapat, dan akan menyampaikan pada Plt Kepala Bidang. *** Dpras