Sosialisasikan ZIS, Pemkot Palembang Gencarkan Program Jum’at Berkah

Regional, Sumsel572 Dilihat
banner 468x60

Forum Kota | Palembang –  Pemerintah Kota Palembang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Baznas Kota Palembang menggencarkan sosialisasi Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) melalui program Jumat Berkah. Sebuah gerakan berbagi yang melibatkan siswa SD dan SMP untuk menumbuhkan kebiasaan berinfak sejak usia dini, dilaksanakan di ruang rapat Prameswara Palembang.

“Program ini dijalankan dengan pola sederhana namun penuh edukasi. Baznas, bersama Bank Sumsel Babel Syariah, menyiapkan kencleng atau celengan khusus yang akan diedarkan ke setiap kelas setiap hari Jumat. Siswa diimbau membawa uang—tanpa batasan jumlah—untuk diinfakkan secara ikhlas. Bahkan bila tidak mampu membawa dari rumah, mereka cukup menyisihkan sebagian kecil uang jajan”, terang Ridwan Nawawi, Ketua Baznas Kota Palembang, kamis (11/12/2025) pada media ini.

banner 336x280

Ditambahkan Ridwan,  “bahwa Ini bukan kewajiban, hanya ajakan. Kita ingin anak-anak terbiasa membersihkan hartanya dengan cara berinfak. Kalau sehari-hari mereka mendapat uang jajan Rp5.000, khusus hari Jumat cukup sisihkan Rp1.000 untuk tidak jajan dan masukkan ke celengan,” ujarnya.

Ridwan menjelaskan, hasil infak yang terkumpul setiap Jumat akan dihimpun oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah, lalu langsung disetor ke rekening Baznas. Sekolah tidak diperkenankan memegang dana agar tata kelola lebih transparan dan akuntabel.

“Dana infak tersebut nantinya akan dikembalikan kepada siswa yang membutuhkan di sekolah masing-masing. Bantuan dapat berupa sembako, peralatan sekolah, seragam, tas, buku, hingga kebutuhan pendidikan lain bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Misalnya satu sekolah memiliki 300 siswa dan 50 di antaranya membutuhkan bantuan. Dari sinilah solusi hadir. Dana infak inilah yang digunakan untuk membantu kawan-kawan mereka yang seragamnya robek, sepatunya rusak, atau orang tuanya sedang kesulitan,” jelasnya.

Ridwan menegaskan, edukasi berbagi sejak kecil sangat penting karena akan membentuk karakter peduli hingga dewasa.

“Kalau dari kecil mereka terbiasa menolong orang, Insya Allah sampai tua nanti mereka tetap ringan tangan dan tidak merasa terbebani saat bersedekah.”

Pemilihan hari Jumat sebagai hari pelaksanaan bukan tanpa alasan. Jumat dikenal sebagai penghulu segala hari, penuh keberkahan, sehingga diharapkan amalan berbagi yang dilakukan siswa berdampak baik bagi diri mereka.

“Setiap akhir bulan, sekolah dapat mengajukan permohonan penyaluran bantuan kepada Baznas berdasarkan kebutuhan siswa yang berhak menerima. Dengan jumlah sekolah dan siswa yang besar di Palembang, potensi dana yang terkumpul dinilai mampu memberi manfaat luas bagi pemerataan bantuan pendidikan. Program Jumat Berkah diharapkan menjadi gerakan masif yang membuat anak-anak Palembang tumbuh sebagai generasi peduli, dermawan, dan senang membantu sesama”, tutup Ridawan. *** AS /Kur

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *