Stop Cacat Berpikir! Tunas Muda Timur Dukung Penuh Gelar Saudara Raja Timor untuk Jokowi

Berita, NTT300000 Dilihat
banner 636x380

FORUMKOTA. ID |KUPANG – Ketua Tunas Muda Timur, Saulus Ngabi Nggaba, menyatakan dukungan penuh atas pemberian gelar “Saudara Raja Timor” kepada mantan Presiden RI, Bapak Joko Widodo.

Menurutnya, pemberian penghargaan adat oleh para Tua Adat Timor merupakan bentuk penghormatan yang patut diapresiasi.

banner 636x380

“Dalam tradisi masyarakat adat, pemberian gelar Saudara Raja Timor bukan sekadar simbol. Ini adalah ungkapan terima kasih kepada Bapak Jokowi atas jasa-jasanya kepada masyarakat NTT, khususnya masyarakat Timor, selama menjabat sebagai Presiden RI,” ujar Saulus, Minggu (2/8/2026).

Sebagai generasi muda Nusa Tenggara Timur, Saulus menilai keputusan para tokoh adat dan Raja Timor adalah hak masyarakat adat untuk menghormati sosok yang dinilai telah memberi kontribusi besar bagi bangsa dan daerah.

“Ini juga bentuk pelestarian nilai-nilai budaya Timor yang mungkin belum terekspos keluar, dan diwariskan turun-temurun kepada generasi muda,” jelasnya.

Selama kurang lebih 10 tahun menjabat, kata Saulus, NTT menjadi salah satu provinsi prioritas dalam pembangunan. Mulai dari infrastruktur, bendungan, jalan, pengembangan destinasi pariwisata, hingga program peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Prosesi ini adalah inisiatif para Raja dan Tokoh Adat sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan beliau selama menjabat. Jika ada yang mengatakan ini semata karena politik, itu keliru,” tegasnya.

Saulus juga menjelaskan alasan penggunaan gelar “Saudara Raja Timor”, bukan “Raja Timor”.
“Selama Bapak Jokowi menjadi Presiden, banyak hal yang sudah dibuat di NTT dibanding presiden sebelumnya. Karena itu para Raja dan Tokoh Adat memberikan penghargaan sebagai Saudara Raja Timor,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Saulus mengimbau masyarakat NTT, khususnya yang mengkritik kedatangan Bapak Jokowi, agar tidak terjebak pada adu domba kepentingan segelintir orang.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat NTT. Jangan jadi politisi, akademisi, atau aktivis yang cacat berpikir. Jangan mau diadu domba. Kita sebagai generasi muda NTT patut mengapresiasi langkah para Raja dan Tokoh Adat Timor yang telah mengambil langkah tepat dalam menjaga persatuan NKRI yang kita cintai ini. Stop cacat berpikir. Jangan jadi bola gulung bagi mereka yang tidak suka dengan Bapak Jokowi,” pungkasnya.

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *