– Kejutan besar dihadirkan oleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam babak perempat final China Open 2025. Pasangan yang tampil mendadak ini berhasil mengalahkan unggulan ketiga dari Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada Jumat (25/7) sore.
Fajar/Fikri yang dipasangkan karena masing-masing tidak bisa tampil, berhasil mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan skor 21-19 dan 21-14 dalam dua gim langsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Beijing.
“Pertama-tama kami mengucapkan alhamdulillah karena telah mendapatkan kelancaran dan kemenangan. Di lapangan, kami mampu menguasai permainan hari ini, terutama pada gim kedua,” ujar Fikri dalam keterangan resmi PP PBSI.
“Kami unggul dalam dua bola pertama, angka poinnya sudah cukup jauh sehingga membuat kami semakin percaya diri,” tambahnya.
Diketahui Fikri, servis menjadi senjata utama yang ia gunakan untuk menghadapi Won Ho/Seung Jae. Ia menerima saran dari Fajar agar lebih waspada dan bervariasi dalam penerapan servisnya.
“Saya melihat Seo bisa berpasangan dengan siapa saja dan tetap tampil baik, bahkan bisa menjadi juara, saya perlu meniru hal itu. Siapa pun pasangannya harus tampil maksimal, jadi tadi saya merasa termotivasi, dengan Fajar juga harus mampu memenangkan pertandingan,” ujar Fikri.
Kemenangan ini terasa mengejutkan karena Kim Won Ho/Seo Seung Jae bukan pasangan biasa. Selain menjadi unggulan ketiga, mereka juga merupakan pasangan teratas di dunia.
Selain itu, Kim Won Ho/Seo Seung Jae juga terkenal sebagai pemenang turnamen BWF World Tour Super 1000 tahun ini. Karena dalam tiga turnamen kelas tersebut sebelumnya, mereka selalu menjadi pemenang.
Ya, Kim Won Ho/Seo Seung Jae merupakan pasangan juara Malaysia Open 2025, All England 2025, dan Indonesia Open 2025. Mereka memiliki kesempatan untuk mengklaim seluruh rangkaian turnamen kelas atas tur dunia tersebut jika berhasil memenangkan China Open 2025.
Namun, Won Ho/Seung Jae justru kalah oleh Fajar/Fikri yang merupakan pasangan sementara. Mereka kalah dari pasangan yang baru pertama kali tampil bersama di Japan Open 2025.
“Setiap hari kami terus berkembang, rotasi dan komunikasi semakin baik. Kami bisa bermain tanpa tekanan karena pasangan yang tiba-tiba, hanya sementara di dua turnamen ini jadi bermain dengan senang dan nyaman,” kata Fajar.
Fajar menambahkan, ia dan Fikri memang sudah memiliki rasa percaya diri sejak masuk ke lapangan. Terlebih lagi, dirinya memiliki motivasi tambahan karena selama berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, belum pernah berhasil mengalahkan Kim/Seo dalam tahun ini.
“Hari ini kami masuk lapangan tanpa takut karena saya tahu, Fikri tahun ini telah mengalahkan Kim/Seo dengan dua pasangan yang berbeda, Daniel dan Bagas,” kata Fajar.
“Maka saya juga tidak ingin kalah, hal ini menjadi dorongan tersendiri. Hattrick Fikri mengalahkan mereka, apresiasi yang luar biasa untuk dia, semoga ke depannya bisa berkembang lebih jauh lagi,” tambahnya.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Selanjutnya, Fajar/Fikri akan menghadapi wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang yang juga menjadi unggulan kelima dalam semifinal China Open 2025. Mereka akan tampil di laga kedelapan. 2. Dalam pertandingan berikutnya, Fajar/Fikri akan melawan wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang yang juga termasuk unggulan kelima di semifinal China Open 2025. Mereka akan turun di partai kedelapan. 3. Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang yang juga menjadi salah satu unggulan kelima di semifinal China Open 2025. Mereka akan bertanding di laga kedelapan. 4. Berikutnya, Fajar/Fikri akan menantang wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang yang juga masuk dalam daftar unggulan kelima di semifinal China Open 2025. Mereka akan tampil di partai kedelapan. 5. Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang yang juga menjadi unggulan kelima dalam babak semifinal China Open 2025. Mereka akan turun di laga kedelapan.
“Masih belum puas, tapi kami menginginkan yang terbaik untuk besok,” tutup Fajar Alfian.













