Wakil Wali Kota Tegal Soroti Beban Ganda Perempuan di Peringatan Hari Ibu ke-97

Forum Kota2 Dilihat
banner 468x60

Tegal – Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menyoroti masih kuatnya fenomena beban ganda (double burden) yang dialami perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber talk show dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-97, yang digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tegal, Senin (22/12/2025), di Aula RSUI Harapan Anda Kota Tegal.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Iin itu menyampaikan bahwa hingga saat ini perempuan masih dihadapkan pada peran yang tidak seimbang. Selain bertanggung jawab dalam pengelolaan rumah tangga dan pengasuhan anak, perempuan juga dituntut aktif di ruang publik sebagai pekerja, pelaku usaha, maupun penggerak organisasi sosial kemasyarakatan.

banner 336x280

“Peran perempuan saat ini tidak lagi tunggal. Banyak ibu yang harus mengurus keluarga, mendidik anak, namun di saat yang sama juga bekerja dan berkontribusi untuk masyarakat. Kondisi double burden ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Mbak Iin.

Menurutnya, beban yang dipikul perempuan sering kali tidak diimbangi dengan dukungan yang memadai, baik dari pasangan maupun sistem sosial yang ada. Perempuan kerap memikul tanggung jawab domestik seperti memasak, mencuci, dan mendampingi anak belajar, meskipun telah bekerja penuh waktu di luar rumah.

“Seorang ibu yang bekerja di kantor tetap dituntut menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah tangga. Banyak yang menjalani semua itu tanpa bantuan signifikan, sehingga berdampak pada kesehatan fisik dan mental,” jelasnya.

Mbak Iin menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tidak boleh dimaknai sekadar sebagai seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk mengukur sejauh mana kesetaraan gender telah terwujud, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi perempuan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan sistem pendukung bagi perempuan agar mampu menjalankan peran gandanya secara lebih adil dan manusiawi.

“Perempuan harus tetap diberi ruang untuk berkembang, berdaya, dan berkontribusi. Namun pada saat yang sama, negara, keluarga, dan masyarakat wajib hadir melalui kebijakan dan dukungan nyata,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Iin mengajak organisasi perempuan, khususnya yang tergabung dalam GOW Kota Tegal, untuk terus menjadi motor penggerak edukasi, advokasi, dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Talk show yang berlangsung interaktif tersebut diikuti oleh perwakilan organisasi perempuan, tenaga kesehatan, serta sejumlah tamu undangan. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, sekaligus penghargaan terhadap perjuangan para ibu di berbagai lini kehidupan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *