Forumkota.id | Bandar Lampung – Seorang wanita paruh baya yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dan sempat berkeliaran di kawasan Way Halim, kini telah mendapatkan penanganan setelah dievakuasi petugas gabungan dan dibawa ke yayasan sosial di Lampung Tengah.
Keberadaan wanita tanpa identitas tersebut sebelumnya menghebohkan warga Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, karena kerap mondar-mandir di jalanan sambil berbicara melantur dan masuk ke rumah-rumah warga.
Kondisinya saat ditemukan sangat memprihatinkan. Wanita yang diperkirakan berusia sekitar 50 hingga 60 tahun itu terlihat mengenakan kantong plastik di bagian kepala. Namun saat dilakukan penanganan medis dan pembersihan, petugas mendapati bagian kepalanya sudah dipenuhi belatung.
Camat Way Halim, Darwono, membenarkan bahwa wanita tersebut telah dievakuasi oleh pihak kecamatan bersama pendamping sosial dan Dinas Sosial Kota Bandar Lampung.
“Sudah dibawa Dinsos. Kami dari pihak kecamatan bersama pendamping sosial dari kecamatan sudah ke lokasi pada Senin (11/5/2026), setelah itu dia dibawa ke Panti Sinar Jati untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Darwono, Sabtu (16/5/2026).
Pendamping Pemberdayaan Sosial Kecamatan Way Halim dari Kementerian Sosial RI, Ika Pujianti Rahayu, menjelaskan penanganan bermula dari laporan Kepala Lingkungan setempat, Ismed, kepada pihak kecamatan.
Menurut Ika, awalnya pihak terkait tidak langsung mengevakuasi wanita tersebut karena khawatir ada pihak keluarga yang mencari atau keberatan.
“Awalnya pihak setempat tidak langsung mengamankan karena khawatir ada tuntutan dari keluarga. Jadi sempat diobservasi selama tiga hari, dengan harapan ada keluarga yang mencari,” jelasnya.
Selama masa observasi, wanita tersebut diketahui tidur di trotoar jalan, tepatnya di depan sebuah toko dekat SD/TK Al-Azhar 2 Way Halim Permai.
Melihat kondisi yang semakin memburuk, Camat Way Halim akhirnya mengambil tindakan cepat dengan mengevakuasi wanita tersebut pada Senin sore.
Usai dievakuasi, wanita itu sempat dibawa ke Dinas Sosial Kota Bandar Lampung sebelum akhirnya dirujuk ke Yayasan Sinar Jati untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Petugas yayasan pun dibuat terkejut saat membersihkan dan mencukur rambut wanita tersebut.
“Kondisinya sangat mengenaskan. Saat kantong plastik di kepalanya dibuka dan rambutnya dicukur, ternyata sudah dipenuhi belatung. Selain itu, matanya juga tertutup oleh darah yang mengering,” ungkap Ika dengan nada prihatin.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan dapat menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap warga terlantar maupun orang dengan gangguan kejiwaan yang membutuhkan penanganan cepat dan manusiawi.
