FORUMKOTA.ID | Brebes – Ide kreatif dan unik kembali hadir di Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Bukan nasi kotak atau sembako seperti biasanya, melainkan tempe yang dipilih sebagai simbol berbagi dalam kegiatan Jum’at Berkah yang digagas oleh seorang penjual tempe keliling yang akrab disapa Papah Kahiyang atau Cris. Jumat (5/12/2025), kegiatan ini kembali digelar dan mendapat sambutan hangat dari warga.
Jum’at Berkah berbagi tempe ini menjangkau hampir seluruh area di Pasarbatang, mulai dari Blok Iwak, Blok Silenggang, Blok Kompas, Selat, Blentung, Tledung, Sapran, hingga Listring. Setiap blok rata-rata menerima 10 paket tempe, yang dibagikan langsung oleh Papah Kahiyang kepada para ibu-ibu dan emak-emak dengan gaya khasnya yang ramah dan penuh kehangatan.
Awalnya digelar secara sederhana, gerakan ini kini berkembang menjadi kegiatan rutin setiap pekan, Konsistensi Papah Kahiyang membuat kegiatan ini dinantikan warga dan menjadi salah satu kegiatan sosial yang paling ditunggu setiap hari Jumat.
Salah satu warga Blok MI, Hasanah (65) mengungkapkan rasa syukur atas keberlanjutan kegiatan ini, Menurutnya, selain membantu kebutuhan dapur, aksi tersebut juga menghadirkan semangat kebersamaan di lingkungan.
“Alhamdulillah, kami senang sekali, Tidak hanya kebutuhan kami yang terbantu, tapi terasa ada kebersamaan dan kepedulian di lingkungan,” ujarnya.
Warga di Blok Tledung menyampaikan hal serupa, Mereka menilai kegiatan ini mampu mempererat hubungan antarblok yang sebelumnya lebih fokus pada aktivitas masing-masing, Saat pembagian berlangsung, suasana tampak hangat dengan warga saling membantu mendistribusikan paket tempe agar merata dan tepat sasaran.
Lurah Pasarbatang, Suharis, menyampaikan apresiasi tinggi atas gerakan warga tersebut, Menurutnya, Jum’at Berkah adalah bukti nyata bahwa masyarakat Pasarbatang memiliki solidaritas yang kuat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat, Kami dari pihak kelurahan tentu sangat mendukung, Semoga ke depan semakin banyak yang tergerak untuk berpartisipasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, terutama dalam membangun lingkungan yang harmonis, aman, dan guyub.
Sementara itu, Papah Kahiyang mengaku sangat senang melihat semakin luasnya jangkauan gerakan ini, Ia menyebutkan bahwa selama beberapa pekan terakhir, jumlah relawan dan donatur terus meningkat sehingga pembagian tempe bisa menjangkau lebih banyak penerima, termasuk pekerja harian, ibu rumah tangga, hingga para pedagang kecil.
Gerakan yang dimulai dari satu niat sederhana kini berkembang menjadi aktivitas sosial yang memberi dampak besar, Dengan semakin banyaknya dukungan, Jum’at Berkah Tempe diharapkan terus berlanjut dan tumbuh menjadi gerakan sosial yang lebih besar di masa mendatang.
Nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling menolong menjadi fondasi kuat yang membuat kegiatan ini tetap istimewa di tengah hiruk-pikuk kehidupan pasar yang dinamis.
(Papah Kahiyang)













