Di tengah gurun yang dihiasi oleh bangunan-bangunan tinggi, Dubai memperkenalkan satu lagi struktur yang bentuknya mungkin paling ‘berbeda’ namun justru paling dikenal: Dubai Frame. Bangunan ini tampak seperti bingkai foto raksasa yang berdiri megah di langit, seolah-olah menangkap gambar kota dalam satu komposisi yang seimbang. Menurut situs resmiDubai Frame, struktur ini memang diciptakan sebagai metafora perjalanan waktu Dubai. Dari dasar hingga puncaknya, kita diajak menyaksikan bagaimana sebuah desa nelayan kecil berkembang menjadi kota megah yang modern. Penasaran? Berikut beberapa fakta menarik mengenai struktur ini yang patut kita telusuri.
1. Dibuat pada tahun 2009, selesai dibangun pada tahun 2018
Dubai Frame terletak di Taman Zabeel, yang merupakan salah satu taman terbuka terbesar di lingkungan perkotaan modern. MenurutDubai MunicipalityPembangunan struktur ini dilakukan sebagai bagian dari proyek kota untuk menciptakan ikon baru yang mewakili citra visual Dubai. Proyek ini dimulai setelah desain pemenang lomba diumumkan pada 2009, dan pembangunannya berlangsung beberapa tahun sebelum akhirnya diresmikan untuk umum pada 2018. Keseluruhan proses pembangunannya direncanakan secara bertahap agar struktur setinggi itu dapat berdiri kokoh di tengah lingkungan gurun.
2. Memiliki lift yang sangat cepat
Dubai Frame memiliki ukuran yang sangat menonjol. Bangunan ini memiliki ketinggian 150 meter dengan sebuah jembatan horizontal sepanjang 93 meter di bagian atasnya. Struktur ini terdiri dari 48 lantai yang dapat dicapai melalui lift kaca. Lift ini hanya memerlukan sekitar 75 detik untuk mengantarkan pengunjung kesky deck, menjadikannya pengalaman yang menggabungkan pemandangan dan kecepatan. Bagian dek observasi yang panjang ini juga dilengkapi lantai kaca yang memudahkan kita untuk melihat lurus ke bawah dengan jelas. Kombinasi ketinggian, luasnya jembatan, serta desain transparan menciptakan sensasi perjalanan yang sangat dramatis di Dubai Frame.
3. Memiliki luaran berwarna emas dengan kuantitas beton yang luar biasa
Kemegahan Dubai Frame tidak hanya terlihat dari desainnya, tetapi juga dari bahan yang digunakan. Berdasarkan penjelasan dari situs resmidubaiframe.ae, eksterior bangunan ini dilapisi logam berwarna emas yang menciptakan kilau khas ketika terkena sinar matahari. Selain itu, bentuknya yang raksasa memerlukan lebih dari 9.900 meter kubik beton, angka yang menunjukkan skala konstruksi yang sangat luar biasa. Beton tersebut digabungkan dengan ribuan meter persegi kaca laminasi serta ton baja untuk memperkuat kerangka. Desainnya juga mengikuti prinsipgolden ratio, memberikan kesan estetika yang seimbang yang sering dipakai dalam seni dan arsitektur klasik.
4. Dibuat oleh arsitek Meksiko, tetapi diikuti laporan pencurian desain
Di balik megahnya, Dubai Frame memiliki kisah yang cukup menarik perhatian dalam dunia arsitektur. MenurutArchDaily, desainnya diciptakan oleh arsitek Meksiko bernama Fernando Donis yang memenangkan kompetisi internasional pada 2009. Namun, Donis menyatakan bahwa pemerintah Dubai mengembangkan proyek tersebut tanpa adanya kontrak resmi dan tanpa melibatkannya dalam proses pembangunan. Arsitek ini mengungkapkan bahwa desain tersebut digunakan tanpa izin, sehingga menimbulkan perselisihan hak cipta yang sempat mendapat perhatian global. Meskipun demikian, Dubai Frame tetap berdiri sebagai salah satu ikon kota, meskipun proses kreatif di baliknya penuh dengan konflik yang cukup besar.
5. Menampilkan replika Dubai di masa lalu dalam bentuk 3D beserta aromanya
Bagian bawah Gedung Dubai Frame dibuat sebagai museumoldDubai yang menggambarkan kehidupan kota sebelum masa pencakar langit. Ruangan ini menawarkan pengalaman multimedia yang menampilkan Dubai sebagai sebuah desa nelayan dan pusat pengumpul mutiara. Pengunjung bisa melihat replika 3D lengkap dengan efek visual serta aroma yang menggambarkan masa lalu. Galeri ini dirancang agar pengunjung dapat merasakan perjalanan sejarah secara imersif, seolah-olah berjalan melalui lorong waktu. Pendekatan naratif ini menjadi pembuka yang ideal sebelum mendaki ke puncak.frame.
6. Pemandangan dramatis yang terlihat dari observatorium dengan lantai kaca yang sangat kuat
Setibanya di sky deck, kita akan disajikan pemandangan 360 derajat yang menampilkan dua sisi sejarah Dubai. MenurutArchDaily, bagian Selatan terlihat dihiasi oleh bangunan modern seperti Burj Khalifa, sedangkan sisi Utara menunjukkan kawasan kota lama Dubai. Lantai kaca pada dek observasi ini dapat ditekan dan diklaim mampu menahan beban hingga 2.000 kg, sehingga aman meskipun terlihat menegangkan. Pemandangan dari tempat ini menunjukkan perbedaan dramatis antara masa lalu dan masa kini kota. Dengan jangkauan pandang yang luas dan jembatan sepanjang 93 meter, sensasi berjalan di udara benar-benar terasa.
7. Menggunakan perangkat VR dalam presentasi Future Dubai
Visi masa depan Dubai ditampilkan di area mezanin yang berada di dekat lantai dasar. Berdasarkan keterangan resmi, ruangan ini menyajikan presentasi yang penuh dengan nuansa masa depan menggunakan teknologi visual danvirtual reality (VR). Kita diajak menyaksikan gambaran kota yang semakin berkembang, lengkap dengan konsep desain dan infrastruktur yang modern.
Dari Burj Khalifa, Burj Al Arab, hingga Museum of the Future, kehadiran Dubai Frame menambah daftar panjang bangunan megah di kota ini. Namun, hanya Dubai Frame yang benar-benar menjadi simbol perjalanan sejarah kota dalam satu struktur tunggal. Dengan konsep seperti ini, tidak heran jika Dubai Frame memperoleh berbagai penghargaan, antaranyaPenghargaan untuk Bangunan Tinggi atau Tipisyang diberikan oleh Institution of Structural Engineers (IStructE), dan MEED Projects Award sebagai Best Leisure Tourism Project.
14 Bendera Negara yang Unik dan Maknanya yang Menarik 9 Fakta tentang Bulgaria, Negara yang Menarik dengan Keanekaragaman Budaya



















