TANAH DATAR, FORUMKOTA.ID — Langkah nyata memperkuat pemberdayaan masyarakat dijalankan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB). Pelatihan pembuatan dan pemanfaatan Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) resmi dibuka di Nagari Guguak Malalo, Senin (21/9/2026), membawa harapan baru bagi kemajuan dan kemandirian warga.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari — 21 hingga 22 September 2026 — memfokuskan pada pembuatan alat pembelah pencongkel pinang serta alat manual pembersih gulma. Acara dihadiri Anggota Posmantek, perangkat jorong, perangkat dinas PMDPPKB, Ketua KAN Nagari Guguak Malalo Musrianto, S.E., Wali Nagari Mulyadi, Sekretaris Dinas PMDPPKB Arief Gani, S.STP., serta Camat Edward, S.K.M., M.K.N. yang hadir langsung mewakili wilayah.
Dalam sambutannya, Camat Edward, S.K.M., M.K.N. menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta: ilmu yang didapatkan jangan hanya dipelajari, tetapi harus dipertahankan, dikembangkan, dan diamalkan. “Pelatihan ini bukan sekadar pertemuan dua hari — ini adalah bekal yang akan mengubah cara warga bekerja, mempermudah pekerjaan, dan meningkatkan hasil. Pertahankan apa yang dipelajari, agar manfaatnya terus dirasakan bersama,” ujarnya dengan tegas.
Sekretaris Dinas PMDPPKB Arief Gani, S.STP. menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang tepat guna, sesuai kebutuhan warga di lapangan. Teknologi sederhana yang diajarkan — alat belah pinang dan pembersih gulma — bukan hal asing, melainkan solusi yang memudahkan keseharian petani tanpa biaya mahal. Tujuannya jelas: meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi beban fisik, sekaligus menumbuhkan semangat berinovasi dari lingkungan sendiri.
Devino Yendri, S.Sos., pejabat fungsional penggerak pemberdayaan masyarakat di lingkungan Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, turut mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan sesuai arah pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Perannya menjembatani kebijakan dinas dengan realitas di nagari, sehingga setiap materi yang disampaikan benar-benar bisa diterapkan dan memberi dampak nyata.
Ketua KAN Nagari Guguak Malalo Musrianto, S.E. bersama Wali Nagari Mulyadi menyambut baik kegiatan ini. Keterlibatan perangkat nagari dan jorong menandakan dukungan penuh dari tingkatan paling bawah. Nagari bukan sekadar tempat berlangsungnya acara — nagari adalah pelaku utama yang akan memastikan ilmu ini terus hidup, disebarkan, dan dipraktikkan warga setelah pelatihan usai.
Pelatihan ini tidak berhenti saat acara ditutup. Manfaatnya akan terlihat jika warga sungguh-sungguh mempraktikkan, menyempurnakan, dan mengajarkan kepada sesamanya. Teknologi tepat guna bukan soal kemewahan — soal kemampuan berdiri di atas kaki sendiri. Langkah ini telah dimulai di Guguak Malalo; semoga menjadi contoh bagi nagari lain, dan menjadi bukti bahwa perubahan dimulai dari apa yang kita buat sendiri.***












