Bapanas Pasok 800.000 Ton Beras SPHP ke Indomaret-Alfamart Cs

Berita79 Dilihat
banner 468x60

, JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan masyarakat semakin mudah mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atauBeras SPHPmelalui gerai ritel modern yang tersebar di Indonesia, seperti di Indomaret—Alfamart dan sebagainya.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) untuk memperluas jangkauan distribusi beras SPHP serta menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

banner 525x280

Sementara melalui jaringan ritel modern, Aprindo berkomitmen menyalurkan beras SPHP sebanyak 800.000 ton hingga akhir 2025.

“Dengan jaringan ritel modern yang tersebar luas, masyarakat semakin mudah mendapatkan beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan stabilitas harga beras di tingkat konsumen,” kata Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2025).

Dia menjelaskan, beras SPHP yang disalurkan melalui ritel modern dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram untuk zona 1, yang mencakup Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi.

Sementara untuk zona 2 meliputi Sumatra kecuali Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan dijual dengan harga Rp13.100 per kilogram. Kemudian untuk zona 3 meliputi Maluku dan Papua dengan harga beras SPHP sebesar Rp13.500 per kilogram.

Arief mengatakan, langkah ini diharapkan mampu memperkuat efektivitas program stabilisasi pasokan dan harga beras, terutama di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Aprindo Solihin menyatakan para pengecer berkomitmen mendukung dan membantu program pemerintah dengan mendistribusikan 800.000 ton beras SPHP hingga akhir 2025 melalui sekitar 60.000 outlet anggota Aprindo.

“Dengan jaringan ritel modern yang luas, kami optimis penyaluran ini bisa tepat sasaran dan menjangkau masyarakat luas,” kata Solihin.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan sinergi dengan ritel modern menjadi salah satu saluran distribusi utama beras SPHP, selain melalui pasar tradisional dan operasi pasar.

Selain itu, Rizal menyatakan Bulog akan mempercepat produksi beras premium untuk didistribusikan melalui ritel modern.

“Dengan tambahan saluran dari ritel modern, distribusi beras SPHP akan lebih cepat, merata, dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Rizal.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *