Antisipasi Musim Hujan, TNI‑Polri‑Pemda‑BPBD Lamongan Bersiap Hadapi Bencana Hidrometeorologi

banner 636x380

LAMONGAN _ ForumKota.id — Di tengah dinamika cuaca ekstrem yang kian tak menentu, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama penyelamatan jiwa. Bertempat di jantung kota, Alun-Alun Kabupaten Lamongan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi pada Kamis pagi (5/11/2026).

​Kegiatan akbar ini menjadi wujud nyata komitmen lintas sektoral yang memadukan kekuatan penuh dari TNI jajaran Kodim 0812 Lamongan, Polri jajaran Polres Lamongan dan Pemerintah Daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kab Lamongan hingga para relawan kemanusiaan.

banner 636x380

Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat untuk mengantisipasi potensi ancaman banjir, angin kencang, dan tanah longsor seiring datangnya musim hujan.
​
​Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Dr H Yuhronur Efendi M.B.A. dengan di dampingi Kepala Staf Kodim 0812 Lamongan Mayor Cpm Marsidianto serta Kabak Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso yang mana dalam apel tersebut beliau menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukanlah tugas sepihak, melainkan panggilan kemanusiaan yang menuntut soliditas tinggi.

​terlihat Ratusan personel gabungan dari Kodim 0812 Lamongan, Polres Lamongan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Tagana, hingga relawan kebencanaan siaga penuh berdampingan.

​Dalam apel ini Pimpinan apel melakukan pengecekan menyeluruh terhadap armada dan logistik penyelamatan, mulai dari perahu karet, tenda darurat, kendaraan taktis, hingga peralatan medis lapangan. Pastikan semua berfungsi optimal tanpa cela!

​Dalam arahannya, sinergi ini menekankan pentingnya pendekatan proaktif dan preventif. Mitigasi bencana tidak boleh menunggu musibah datang, melainkan harus dipersiapkan sejak dini melalui pemetaan titik rawan (hazard mapping), pembersihan saluran air, hingga edukasi kesadaran bencana kepada masyarakat di wilayah pesisir maupun bantaran sungai.

​”Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Melalui kolaborasi erat antara TNI, Polri, Pemda, dan BPBD bersama segenap elemen masyarakat, kita wujudkan Lamongan yang sigap, tanggap, dan tangguh menghadapi segala potensi bencana hidrometeorologi,” ujar Bupati di hadapan barisan pasukan.

​Pemerintah Kabupaten Lamongan juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan mandiri. Warga diminta untuk mengenali potensi ancaman di lingkungan sekitar, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di aliran sungai, serta segera melapor kepada posko darurat terdekat jika mendapati tanda-tanda bencana.

​Dengan semangat gotong royong dan kesiapan matang yang ditunjukkan hari ini, Kabupaten Lamongan membuktikan bahwa kolaborasi solid adalah pertahanan terbaik dalam menghadapi amukan alam. (Pendim0812)

 

Jurnalis – Sunariyanto

Editor – Redaksi

banner 636x380

Posting Terkait

banner 636x380

Jangan Lewatkan