Pelantikan SMSI TANAH DATAR: Di Tengah Era AI, Pers Diingatkan, Kecepatan Jangan Kalahkan Kebenaran

banner 636x380

TANAH DATAR, Forumkota.id — Dunia pers kini berdiri di persimpangan tantangan baru. Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan media sosial memanipulasi konten tulisan, suara, hingga video, menuntut insan pers semakin berhati-hati dan bertanggung jawab. Inilah pesan utama yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam acara pelantikan pengurus baru Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031, Kamis (5/11/2026) di Gedung Dekranasda Tanah Datar.

Mewakili Bupati Tanah Datar, Kepala Dinas Kominfo, Dedi Tri Widono, S.STP., membuka acara dengan penekanan yang mendalam: “Kecepatan jangan sampai mengalahkan kebenaran. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus akurat, tidak setengah-setengah, dan melalui proses pemeriksaan fakta.” Ia juga menegaskan keterbukaan Pemkab Tanah Datar untuk senantiasa membangun komunikasi yang sehat dan kolaboratif bersama seluruh insan pers di daerah ini.

banner 636x380

Mengemban amanah sebagai Ketua SMSI Kabupaten Tanah Datar yang baru, Mustafa Akmal, menyampaikan rasa syukur sekaligus keseriusan menjalankan tugas ke depan. “Kepercayaan yang telah diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Mustafa memandang kepercayaan rekan-rekan media sebagai tanggung jawab besar untuk menjaga marwah pers yang kredibel dan dipercaya masyarakat.

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Sumatera Barat, Zulnadi, S.H., mengingatkan fondasi utama kemerdekaan pers: kemandirian finansial. “Perusahaan media harus dibangun dengan manajemen yang sehat dan ekonomi yang kuat agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan independen,” tegasnya. Menurut Zulnadi, media yang mandiri secara ekonomi adalah media yang paling kuat menjaga kebebasan pemberitaannya dari tekanan pihak mana pun.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Maizetrimal, melaporkan bahwa pelantikan ini mengusung tema “Mengukuhkan Keberagaman dalam Kebersamaan”. Lebih dari sekadar seremonial, ia menegaskan momentum ini adalah titik awal memperkuat persatuan, profesionalisme, dan integritas di kalangan insan pers Tanah Datar. Beragam latar belakang media justru menjadi kekuatan saat bersatu dalam satu etika dan tujuan yang sama.

Pelantikan pengurus SMSI Tanah Datar periode 2026–2031 ini menjadi harapan baru bagi dunia pers di daerah ini. Di tengah derasnya arus informasi dan risiko berita yang menyesatkan, kehadiran organisasi ini diharapkan menjadi benteng, tempat di mana kecepatan tayang selalu didahului oleh verifikasi fakta, dan di mana kebenaran tetap menjadi raja yang tak boleh digeser oleh apa pun. Selamat bertugas, pengurus baru!.***

banner 636x380