Banjir Bandang di Beutong Ateuh Banggala, Masjid, Pos TNI/Polri dan Puluhan Rumah Warga Rata Jadi Sungai

DI Aceh, Regional2158 Dilihat
banner 468x60

Forum Kota | Suka Makmue— Banjir bandang dahsyat yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, sejak Minggu (30/11/2025), meninggalkan kerusakan masif dan duka mendalam bagi ribuan warga. Selain merusak akses jalan, memutus aliran listrik

Serta melumpuhkan jaringan komunikasi, banjir tersebut juga menghanyutkan masjid kecamatan setempat, kantor TNI dan Polri serta puluhan rumah warga, termasuk dua rumah wartawan yang tergabung dalam organisasi Sekber Wartawan Indonesia (SWI).

banner 525x280

Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh intensitas hujan ekstrem yang mengguyur wilayah pegunungan Beutong Ateuh secara terus-menerus. Aliran sungai yang meluap tiba-tiba membawa material lumpur, batu, dan pepohonan, menyapu permukiman yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Data yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan dua unit rumah milik wartawan SWI hilang total terseret arus banjir. Rumah pertama milik Banta Sulaiman, wartawan Gajahputihnews.com, yang dihuni bersama keluarganya Rusli (50), Rosmania (40), dan Hayaton (20). Rumah kedua merupakan tempat tinggal Samsuar, wartawan Meuligoeberita.com, yang ditempati bersama kedua orang tuanya, Basyah (49) dan Siti (40).


Selain pemukiman, akses jalan utama menuju beberapa desa di Beutong Ateuh Banggalang juga putus total. Jembatan penghubung serta ruas jalan yang berada dekat dengan aliran sungai tergerus hingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Kondisi ini membuat bantuan belum bisa sepenuhnya menjangkau titik-titik pengungsian. Warga bertahan dengan logistik seadanya, mengandalkan dapur umum darurat yang dikelola bersama oleh relawan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pendistribusian bantuan masih terkendala cuaca buruk serta jalan yang tidak dapat dilalui. Sejumlah relawan, aparat TNI-Polri, dan petugas BPBD Nagan Raya terus berupaya membuka akses dan menyalurkan bantuan darurat.

Banjir bandang ini menjadi salah satu bencana terbesar di Nagan Raya sepanjang tahun 2025, menimbulkan dampak fisik, material, dan psikologis yang mendalam bagi warga Beutong Ateuh Banggalang. (Ari)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *