Banjir Rendam Jalur Rel Pekalongan, KAI Batalkan Empat Perjalanan Kereta

Forum Kota1 Dilihat
banner 468x60

FORUMKOTA.ID | Pekalongan – Banjir yang melanda wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya, Jawa Tengah, berdampak serius terhadap operasional perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta jarak menengah karena jalur rel tergenang air dan tidak dapat dilalui dengan aman.

Hingga Sabtu (17/1/2026) pagi, jalur hulu dan hilir pada petak jalan antara Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi di KM 88+6/7 masih ditutup total. Penutupan dilakukan sebagai langkah pengamanan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta pelanggan, mengingat kondisi prasarana yang belum memungkinkan untuk dilintasi.

banner 525x280

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa keputusan penutupan jalur dan pembatalan perjalanan diambil setelah dilakukan pemeriksaan langsung di lapangan.

“Untuk sementara waktu, jalur antara Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi belum dapat dilalui akibat genangan air yang menutupi area rel. Penutupan jalur kami lakukan sebagai langkah preventif demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan,” ujar Franoto.

Akibat penutupan jalur tersebut, KAI Daop 4 Semarang membatalkan empat perjalanan kereta api per pukul 05.30 WIB. Kereta yang dibatalkan meliputi KA Kaligung relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan, KA Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir, KA Kaligung relasi Tegal–Semarang Poncol, serta KA Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang.

Selain pembatalan perjalanan, KAI juga menerapkan perubahan pola operasi dengan pengalihan rute atau perjalanan memutar. Sejumlah kereta dialihkan melalui lintas Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Gambringan. Sementara untuk perjalanan dari arah timur, pengalihan dilakukan melalui lintas Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cilacap.

Franoto menambahkan, pengalihan rute ini dilakukan agar layanan kereta api tetap berjalan meskipun dengan konsekuensi penambahan waktu tempuh.

“Pengaturan pola operasi memutar ini berpotensi menambah waktu perjalanan. Namun, langkah ini kami tempuh agar perjalanan kereta tetap dapat melayani masyarakat dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” katanya.

Untuk penanganan di lapangan, KAI Daop 4 Semarang telah menurunkan petugas prasarana guna memantau kondisi genangan air dan melakukan upaya percepatan normalisasi jalur. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kesiapan prasarana sebelum jalur kembali dibuka.

KAI mengimbau para pelanggan agar selalu memantau informasi terkini terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, layanan pelanggan di stasiun, serta media sosial resmi KAI.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional ini. Keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap pengambilan keputusan,” tutup Franoto.***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *