Dihadapan Ketua MKGR Aceh, Ampon Mudin Perkenalkan Kepengurusan dan Komitmen Kawal Pemerintahan Nagan Raya 

banner 468x60

 

Forumkota.id, Suka Makmue- Ketua Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong ( MKGR) Provinsi Aceh, Dr Teuku Raja Keumangan, SH.,.M.H silaturahmi dengan pengurus MKGR Nagan Raya.

banner 336x280

Silahturahmi pengurus MKGR Nagan Raya, diadakan wilayah objek wisata Pantai Lhok Raja, Kecamatan Kuala Pesisir, Sabtu 18 Oktober 2025.

Pada silahturahmi pengurus MKGR Nagan Raya, Dr Teuku Raja Keumangan, SH.,.M.H yang juga Bupati Nagan Raya itu mengajak segenap kader Ormas MKGR untuk berkontribusi serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kemajuan pembangunan.

“MKGR akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dan akan terus menjaga dan mengawal program-program pemerintah yang bertujuan untuk membangun Nagan Raya yang kuat, dan membawa keadilan dan kesejahteraan,” katanya TRK

Sementara itu, Ketua MKGR Nagan Raya T Jamalul Alamuddin, S.Sos.,MM menyampaikan bahwa MKGR mendukung penuh pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang dipimpin Teuku Raja Keumangan – Raja Sayang Periode 2024-2029.

“Kami ormas MKGR sangat menyakini dibawah kepemimpinan Dr. Teuku Raja Keumangan-Raja Sayang, Marwah Nagan Raya kembali lagi, seperti slogannya, Ta Puwo Marwah Nagan Raya,” kata pria yang akrab disapa Ampon Mudin tersebut

Ketua ormas MKGR Nagan Raya berharap kepada seluruh pengurus dan anggota untuk saling bahu-membahu memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Nagan Raya.

Ampon Mudin yang juga mantan Kadis Kesehatan Nagan Raya itu menceritakan sejarah MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) lahir pada tanggal 3 Januari 1960. Merupakan Organisasi Kemasyarakatan yang dalam perkembangannya kemudian pada tahun 1985 diatur dan terikat oleh UU No. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Ketua Umum MKGR sejak kelahirannya (tahun 1960 s/d 1991) adalah Mayjen TNI (Purn) R.H. Sugandhi. Sebagai pendiri dan pimpinan MKGR bersama-sama dengan tokoh-tokoh nasional lainnya, R.H. Sugandhi turut serta membidani kelahiran Sekber GOLKAR (Sekretariat Bersama Golongan Karya) pada 20 Oktober 1964 dan sampai akhir hayatnya tetap menjadi tokoh GOLKAR,” terang Ampon Mudin yang juga Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Nagan Raya serta ketua Apkasindo Perjuangan tersebut. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *