BULA, SERAM BAGIAN TIMUR PROVINSI MALUKU – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional, mempercepat konektivitas antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), sedikitnya tujuh hingga sepuluh ruas jalan strategis diusulkan kepada pemerintah pusat melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Saat ini seluruh usulan tersebut tengah memasuki tahapan verifikasi oleh pemerintah pusat sebelum diputuskan untuk memperoleh pendanaan atau tidak.
Kepala Dinas PU Kabupaten SBT, Ramly Sibualamo, mengatakan ruas-ruas jalan yang diusulkan memiliki peran strategis karena menghubungkan kawasan sentra produksi pertanian, kawasan transmigrasi, hingga pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Insya Allah dalam satu sampai dua hari ke depan dilakukan verifikasi. Setelah proses verifikasi selesai, baru kita mengetahui apakah usulan yang diajukan diterima atau tidak oleh pemerintah pusat,” kata Ramly saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, sebagian besar ruas jalan yang diusulkan berada di kawasan Pulau Gorom bagian barat dan sejumlah wilayah produksi lainnya yang selama ini menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat.
Beberapa wilayah yang menjadi prioritas pembangunan antara lain kawasan Way Samet, Sumber Agung, daerah transmigrasi, serta sejumlah ruas jalan kabupaten yang memiliki keterkaitan langsung dengan program strategis nasional, khususnya ketahanan pangan.
Ramly menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas fisik jalan semata, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menekan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas.
Selain melalui program Inpres Jalan Daerah, Pemkab SBT juga telah mengusulkan sejumlah pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2027.
Beberapa ruas jalan kabupaten di wilayah SBT direncanakan ditingkatkan menjadi jalan berlapis hotmix guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan keselamatan pengguna jalan.
Kami mengutamakan ruas-ruas jalan yang beririsan langsung dengan program strategis pemerintah, baik sektor ketahanan pangan, industri pengolahan hasil pertanian, maupun sentra ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi secara signifikan,” ujarnya.
Selain pembangunan jalan, Dinas PU juga terus berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional terkait pengembangan sejumlah jembatan strategis di wilayah Kabupaten SBT. Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan jembatan yang telah memasuki tahap konsultasi teknis dan survei lapangan oleh tim kementerian.
Ramly menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan harus didukung dengan berbagai dokumen persyaratan, termasuk dokumen lingkungan, studi kelayakan, serta Detail Engineering Design (DED). Seluruh dokumen tersebut menjadi syarat utama agar usulan daerah dapat diterima pemerintah pusat.
Daerah menyiapkan seluruh dokumen pendukung melalui APBD, sementara pembangunan fisiknya diharapkan dapat dibiayai melalui APBN. Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” katanya.
Ia berharap seluruh usulan yang telah disampaikan dapat memperoleh persetujuan sehingga pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Seram Bagian Timur dapat segera direalisasikan.
Dengan meningkatnya kualitas jalan dan jembatan, Pemkab SBT optimistis mobilitas masyarakat akan semakin lancar, biaya transportasi dapat ditekan, distribusi hasil produksi semakin efisien, serta daya saing ekonomi daerah terus meningkat dalam mendukung pembangunan wilayah dan ketahanan pangan nasional. *** M. Lausepa.
