.CO.ID – JAKARTA.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro 2024-2028 bahwa penguatan peran Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) ditujukan untuk mendorong peningkatan jumlah anggota sejak tahun 2025.
Mengenai hal tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyampaikan bahwa OJK terus bekerja sama dengan Aslindo, serta memfasilitasi sosialisasi dan kegiatan edukasi untuk meningkatkan jumlah anggota asosiasi LKM/LKMS Indonesia.
“Dengan demikian, diharapkan hal tersebut mampu memperkuat koordinasi, tata kelola, serta perlindungan konsumen,” katanya dalam jawaban resmi RDK OJK, Senin (13/10).
Agusman menyebutkan bahwa hingga saat ini terdapat 185 LKM/LKMS yang telah bergabung dengan Aslindo pada Agustus 2025.
Hanya untuk diketahui, Aslindo didirikan pada 19 Desember 2022. Dalam roadmap yang disusun, asosiasi dianggap sebagai komponen penting dalam ekosistem LKM yang menampung LKM dan menyampaikan aspirasi dari anggotanya.
Berdasarkan kinerja, OJK mencatat penyaluran pinjaman LKM pada bulan Juni 2025 sebesar Rp 1,05 triliun. Angka ini naik sebesar 0,96% dibandingkan posisi Desember 2024 yang berada di angka Rp 1,04 triliun. Di sisi lain, aset industri LKM tercatat sebesar 1,59 triliun pada Juni 2025.
