Kapolres Lombok Tengah Gelar Doa Bersama dan Berbagi Kasih dengan Tahanan Sambut Tahun Baru 2026

Berita, NTB3 Dilihat
banner 468x60

Forum kota. id. Lombok Tengah – Menyambut pergantian tahun baru 2026, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., menggelar kegiatan doa bersama dan berbagi kasih dengan para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lombok Tengah pada Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pendekatan humanis Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberikan pembinaan dan perhatian kepada warga binaan yang tengah menjalani proses hukum.

Sebanyak 32 orang tahanan laki-laki mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari 20 orang kasus narkotika dan 10 orang kasus pidana umum. Dua orang tahanan perempuan yang ada saat ini dititipkan di Polsek Praya.

banner 336x280

Dalam sambutannya, AKBP Eko Yusmiarto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk empati serta kepedulian institusi kepolisian terhadap para tahanan sebagai sesama manusia. “Karena yang pasti, mereka di dalam ini sebenarnya tidak ada yang mau ditahan. Mana ada orang yang mau ditahan. Namun karena keadaan dan situasi yang mereka hadapi, akhirnya terpaksa terjerumus dan menjadi pelaku kriminal,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap orang memiliki keinginan untuk berubah menjadi lebih baik, termasuk para tahanan. Menurutnya, masa penahanan seharusnya dimaknai sebagai ruang untuk introspeksi dan perbaikan diri. “Kalau saat ini, mereka sebenarnya juga sudah tidak mau lagi menjadi pelaku kriminal,” imbuhnya.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Humas Polres Lombok Tengah, Brata Kusnadi, dengan suasana khidmat dan penuh kehangatan. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembagian makan siang kepada para tahanan sebagai simbol berbagi kasih di momen awal tahun.

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan sosial dan pembinaan rohani bagi tahanan merupakan agenda rutin, terutama pada momentum hari besar keagamaan maupun nasional. “Setiap ada perayaan atau event hari besar, kami pasti adakan kegiatan sosial dan berbagi kasih. Saat Lebaran kami lakukan, Hari Bhayangkara juga kami lakukan, termasuk saat malam Tabligh Akbar. Jadi kalau kami ada kegiatan sosial ke luar, kami juga lakukan ke dalam,” jelasnya.

Selain itu, Polres Lombok Tengah secara konsisten memberikan pembinaan spiritual secara berkala dengan melibatkan tokoh agama. “Setiap hari Kamis, ada pedanda dan ustaz yang masuk ke dalam untuk memberikan siraman rohani,” tambah AKBP Eko Yusmiarto.

Melalui kegiatan ini, Polres Lombok Tengah berharap para tahanan memperoleh penguatan mental dan spiritual, serta masa penahanan dapat menjadi momentum refleksi diri agar kelak mereka mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan taat hukum setelah menyelesaikan proses hukum.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, pembinaan, dan pendekatan persuasif, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan berorientasi pada pemulihan sosial.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *