Kasus Mpox di Riau Menghebohkan, Kemenkes: Hasil Pemeriksaan Laboratorium Negatif, Pasien Terkena Cacar Air

Forum Kota65 Dilihat

,JAKARTA —Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengungkapkan, tidak ada kasus Mpox atau yang dikenal dengan cacar monyet di Indonesia pada tahun 2025.

Ini merespons hasil laboratorium pada dua kasus suspek Mpox yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau yang keluar pada 23 September 2025.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman mengatakan, hasilnya menunjukkan negatif Mpox, tetapi pasien terkena cacar air.

“Keduanya bukan Mpox. Jadi kami menegaskan, pada tahun 2025 Indonesia tidak memiliki kasus konfirmasi Mpox,” katanya dalam pernyataan yang dikutip baru-baru ini, Senin (29/9/2025).

Kronologi

Dua pasien yang pernah ditetapkan dalam status tersangka adalah BS (13 tahun) dan ZU (17 tahun).

BS mengalami demam sejak 12 September 2025 di pondok pesantren, diikuti ruam dan lesi kulit.

Pasien dirawat di RSUD Kepulauan Meranti pada 17 September 2025, namun meninggal dunia pada 20 September 2025 dengan diagnosis klinis lebih mengarah ke varicella (cacar air) disertai kondisi penyerta berupa radang otak.

Sementara itu, ZU masuk IGD RSUD pada 18 September 2025 dengan keluhan demam dan ruam.

Pasien diperbolehkan pulang pada 21 September 2025 setelah kondisi membaik dan sekarang menjalani isolasi mandiri.

Investigasi awal menunjukkan adanya faktor risiko paparan cacar air dari teman sekamarnya.

Kemenkes bersama Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi, penanganan medis, serta koordinasi dengan RSUD, klinisi ahli, dan pihak pondok pesantren.

Spesimen pasien telah diperiksa di Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan untuk pemeriksaan molekuler.

Sejak 2022, Kemenkes telah menyiapkan skrining pelaku perjalanan, jaringan laboratorium PCR, dan vaksinasi pada kelompok berisiko.

“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih, menghindari kontak seksual berisiko, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam dengan ruam bernanah,” pesan Aji.