#LaporSemarang Jalan Citarum Tidak Baik-baik Saja, Perlu Kolaborasi Dinas PU dan Dishub Kota Semarang

Surat Pembaca1128 Dilihat
banner 468x60

Jalan Citarum yang berada di wilayah Kelurahan Mlatibaru Kecamatan Semarang Timur,  memiliki fungsi sebagai jalan Arteri sekunder, dimana pada ruas jalan Citarum menjadi akses kelur masuk kawasan Central Business District (CBD) dan didominasi oleh kawasan pemukiman padat, pertokoan, sekolah, rumah sakit dan komersil. Volume kendaraan yang melintasi wilayah tersebut termasuk dalam kategori yang tinggi terutama pada periode jam sibuk.

Jalan Citarum yang memiliki lebar sekitar 8 meter itu, sekilas terlihat aman dan nyaman bila dilalui, namun itu hanya bagi pelintas yang sudah hafal karakter jalan tersebut. Sedangkan bagi pengendara yang “sedang lupa”, terlebih pengendara yang baru melintasi jalan tersebut, pasti akan dikejutkan oleh jalan yang bergelombang tinggi, cukup untuk mengganggu konsentrasi pengendara roda dua dan bisa mengakibatkan lakalantas.

banner 525x280

Jalan Citarum praktis tidak berlubang, hal itu membuat orang yang tidak mengenalnya sebagai Jalan Yang Baik-baik Saja. Namun siapa sangka bahwa kondisi tersebut bagaikan Prank ? Disaat kita sedang asik-asiknya berkendara, tiba-tiba langsung berhadapan dengan jalan yang bergelombang. Terlebih bila saat melintas di malam hari yang sunyi, tentu banyak pengendara yang memacu kecepatan lebih tinggi, sebab sekitar 200 meter sebelumnya adalah Trafict Light perempatan Jl Patimura – Widoharjo – Dr Cipto – Citarum. Ditambah lagi kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kurang memadai dan banyak yang padam. Maka lengkap sudah kondisi tersebut menjadi “Jebakan Batman” bagi Pendatang Baru ataupun Pemudik beberapa hari ke depan.

Dari pantauan media ini, Jalan Citarum sudah beberapa kali dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang. Namun mungkin saja pada lokasi tersebut memiliki Teksture Kepadatan Tanah yang memerlukan perlakuan khusus, dan pelintas jalan tersebut juga banyak kendaraan berat, maka “penggelombangan jalan” masih terjadi dan terjadi lagi….

Mencermati bahwa Perbaikan Jalan Bergelombang tersebut tidak layak dilakukan secara “konvensional” seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya, maka ada baiknya Dinas PU Kota Semarang merencanakan Pembangunan Jalan yang cukup kuat, seperti betonisasi. Dan sebagai antisipasi terjadinya lakalantas di kemudian hari, Dinas Perhubungan Kota Semarang yang saat ini juga menangani PJU, mengoptimalkan Penerangan Jalan di lokasi tersebut, dan memasang Rambu Kewaspadaan Adanya Jalan Bergelombang.

Mengingat Himbauan Walikota Semarang Agustina Wilujeng agar masyarakat melaporkan bila menemui adanya Jalan Rusak, maka dengan ini kami melaporkannya melalui Jaringan Pripadi dan juga Kanal #LaporSemarang, serta publikasi langsung, agar masyarakat dapat berhati-hati bila melintasi jalan tersebut. *** Bagus BS

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *