Loncat ke konten
banner 200x800
banner 200x800
banner 728x90
Menu Mobile
Forkot | Keadilan Bagi Yang Berhak
  • Forkot | Keadilan Bagi Yang Berhak
  • Beranda
  • Forum Kota
  • Regional
  • Nasional
  • Hukum
  • Kriminal
  • Humaniora
  • Investigasi
  • Commmunity Policing
Headline News
Dari Narkoba hingga Karhutla, Kapolsek Lubuk Raja Sampaikan Pesan Penting kepada Pelajar SMAN 2 OKU Dana BOS Miliaran, Sarpras SMPN 42 Palembang Masih Memprihatinkan, Mantan Kepsek Hj. Nely Bungkam Tekab 308 Polsek Trimurjo Bekuk Pelaku Pencurian, Dua Rekan Masuk DPO Puluhan Warga Menggeruduk Kantor Desa Citaman Jernih Jalan Alternatif Di Tutup PT.KAI. Terbukti Korupsi, Veri Kurniawan Divonis 2 Tahun Penjara Dan Ganti Rugi Rp332 Juta, Jaksa Resmi Ajukan Banding
banner 728x250
Beranda Berita Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Gambar Gravatar
Bagus BS
16/03/20190 Dilihat
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
banner 636x380
banner 468x60

Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

banner 636x380

Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, menurutnya, penembakan terhadap jemaah di dua Masjid di Selandia Baru adalah aksi pengecut dan tak bertanggung jawab.

Dia mengajak seluruh umat beragam untuk menahan diri dan meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga bekerja keras mencari kabar perkembangan kondisi di Selandia Baru, termasuk memastikan kondisi keamanan warga negara Indonesia.

Dia juga meminta seluruh warga tidak menyebarkan video aksi penembakan yang dilakukan pelaku.

banner 636x380
banner 300x250
New ZealandTag Berita
Sebarkan
banner 468x60
Forkot | Keadilan Bagi Yang Berhak
@2023 - Forum Kota
Go to mobile version