PDAM Tirta Raja OKU Gerak Cepat Tingkatkan Pelayanan Air Bersih untuk Warga

Sumatera Selatan376 Dilihat
banner 468x60

Baturaja, ForKot – Keluhan masyarakat terkait kualitas air bersih langsung direspons cepat oleh PDAM Tirta Raja OKU bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pengurasan jaringan perpipaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mulai dilakukan di sejumlah titik di Kota Baturaja, Jumat 24 April 2026 pagi.

Kegiatan tersebut dipantau langsung Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, didampingi Direktur PDAM Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto.

banner 525x280

Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengatakan pengurasan jaringan pipa dilakukan sebagai bentuk respons terhadap keluhan pelanggan mengenai kualitas air yang diterima di rumah.

“Hari ini dilakukan pengurasan pipa jaringan air di beberapa titik Kota Baturaja. Ini sebagai respons atas masukan masyarakat yang ingin kualitas air lebih baik dan bersih,” ujar Teddy.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan proses pengurasan perpipaan IPA berjalan optimal sehingga kualitas layanan PDAM Tirta Raja OKU semakin meningkat.

Ia menegaskan pemerintah bersama PDAM Tirta Raja berkomitmen menghadirkan air bersih dan jernih bagi masyarakat Baturaja.

“Alhamdulillah hari ini sudah dijawab oleh pihak PDAM Tirta Raja. Kami memastikan seluruh jaringan pipa di Kota Baturaja dapat mengalirkan air bersih dan jernih,” tegasnya.

Teddy meminta kegiatan pengurasan jaringan perpipaan dilakukan secara rutin demi menjaga kualitas distribusi air bersih kepada pelanggan.

Menurutnya, perbaikan pelayanan membutuhkan proses dan kerja berkelanjutan. Karena itu, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar pelayanan PDAM Tirta Raja OKU semakin baik.

“Kegiatan ini diharapkan rutin dilakukan, bisa tiga bulan, empat bulan, atau satu tahun sekali sesuai kebutuhan teknis,” katanya.

Bupati OKU juga mengapresiasi langkah cepat PDAM Tirta Raja dalam merespons keluhan pelanggan dan melakukan pembenahan jaringan perpipaan.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Raja Bertho Darmo Poedjo Asmanto menjelaskan pengurasan tahap awal dilakukan pada jaringan WTP Bakung.

Sedikitnya terdapat empat titik pembuangan yang dilakukan pengurasan. Dua titik berada di kawasan Bakung Baturaja dan dua titik lainnya berada di Jalan Lintas Sumatera.

Dari hasil pengurasan tersebut, endapan lumpur yang selama bertahun-tahun berada di dalam jaringan perpipaan berhasil dikeluarkan.

“Setelah dilakukan uji coba, ternyata volume lumpur di dalam pipa sangat banyak,” jelas Bertho.

Untuk membersihkan endapan lumpur, PDAM Tirta Raja OKU menggunakan teknik pendorongan air bertekanan tinggi dari WTP Bakung dengan bantuan alat khusus.

Metode tersebut dinilai efektif membersihkan saluran perpipaan sehingga kualitas air yang mengalir ke rumah pelanggan menjadi lebih baik dan jernih.

Bertho mengatakan proses pengurasan berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam di setiap titik pembuangan.

“Seluruh titik hari ini dikuras. Mudah-mudahan selesai antara 30 menit sampai satu jam. Untuk pelanggan terdampak sebanyak 140 sambungan rumah,” ujarnya.

Turut mendampingi Bupati OKU dalam kegiatan tersebut di antaranya Asisten II Hasan HD, Asisten III Romson Fitri, Camat Baturaja Timur Doni Herdadi, serta Kepala Dinas Perkim Muzaim Aliansyah.

Pengurasan jaringan pipa ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi pelanggan PDAM Tirta Raja OKU dan masyarakat Kota Baturaja. (Erwin)

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *