Polisi Mengungkap Isi Tas Arya Daru yang Ditemukan di Atap Gedung Kemenlu Sehari Setelah Ia Tewas

Nasional146 Dilihat

– Polisi mengungkap isi tas milik Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, yang ditemukan di rooftop lantai 12 Gedung Kemlu sehari setelah ia ditemukan tewas pada Selasa (8/7/2025).

Diketahui, Arya Daru terekam CCTV naik ke lantai 12 Rooftop Gedung tersebut.

Tampaknya ia membawa sebuah tas dan kantong belanja, tetapi kedua barang itu ditinggalkannya di atap Gedung Kemlu.

Saat ditelusuri ke lokasi tersebut, polisi menemukan kantong belanja dan tas milik Arya Daru.

“Jadi tas itu ditemukan di lantai 12 di samping tangga darurat,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Senin (28/7/2025).

“Liftnya sampai lantai 12, lalu menggunakan tangga darurat (ke rooftop), ada tangga darurat ke rooftop itu,” tambahnya.

Isi tas korban antara lain sebuah laptop, pakaian baru, beberapa nota pembelian, alat-alat kantor serta obat-obatan.

Sebelum ke Kementerian Luar Negeri, Arya Daru diketahui sempat mengunjungi Mall Grand Indonesia, Senin (7/7/2025) malam.

Polisi juga menemukan surat perawatan rawat jalan atas nama korban dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta pada Juni 2025.

Namun, pihak kepolisian enggan mengungkap lebih jauh mengenai jenis obat maupun riwayat kesehatan korban karena dianggap menyangkut privasi.

“(Riwayat penyakit?) Saya tidak bisa memberitahu, ya. Karena itu termasuk privasi,” kata Reonald.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kematian Arya Daru.

Sebelumnya dilaporkan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI Arya Daru Pangayunan diduga sakit sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya dengan wajah penuh tertutup lakban.

Kondisi kesehatan Arya Daru Pangayunan diketahui setelah Polisi menemukan barang bukti baru dari kasus kematian korban yang mencurigakan.

Arya Daru diketahui ditemukan tewas di kamarnya dengan wajah penuh tertutup lakban hingga kepala pada Selasa (8/7/2025).

Sehari setelah kematianya, Polisi kemudian mencari jejak Arya Daru Pangayunan sebelum tewas melalui CCTV.

Arya Daru Pangayunan diketahui sempat ke Mall Grand Indonesia dan kemudian ke Gedung Kementerian Luar Negeri RI pada Senin (7/7/2025) malam.

Di Gedung Kementerian Luar Negeri, Arya Daru terekam CCTV naik ke lantai 12 Rooftop Gedung tersebut.

Tampaknya ia membawa sebuah ransel dan kantong belanja, tetapi kedua barang itu kemudian ditinggalkannya di atap Gedung Kemlu.

Saat ditelusuri ke lokasi tersebut, Polisi menemukan kantong belanja dan tas milik Arya Daru Pangayunan.

Jasad Arya Daru pertama kali ditemukan oleh penjaga kos di kamarnya dalam kondisi terlilit lakban kuning dan tertutup selimut pada 8 Juli 2025 di sebuah indekos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebelum ditemukan, istri Arya, Meta Ayu Puspitantri, sempat meminta penjaga kos untuk mengecek kamar korban karena sejak malam 7 Juli 2025 tidak bisa dihubungi.

Diketahui Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas di dalam kamar kosnya dengan wajah dan kepala yang penuh tertutup lakban.

Kasus mayat yang dibungkus dengan pita isolasi memang cukup jarang terjadi di Indonesia. Apalagi kasus ini menimpa seseorang yang penting.

Dari hasil penyelidikan sementara polisi, Arya Daru terakhir terlihat pada Senin 7 Juli 2025 malam sekitar pukul 23.24–23.26 WIB.

Di CCTV, Arya terlihat membawa kantong kresek saat kembali ke kamar kos di Menteng, Jakarta Pusat.

Namun, pagi hari Selasa, 8 Juli 2025, penjaga kos masuk dan menemukan tubuh Arya dengan kepala dan wajah dibalut lakban, serta tubuh ditutup selimut.

Masih dari CCTV, penjaga kos membobol jendela Arya Daru karena korban tidak merespons saat dipanggil berulang kali.

Petugas kos mengakui menerima telepon dari istri korban untuk memeriksa kondisi suaminya yang tidak dapat dihubungi sejak pagi hari Selasa.

Saat diperiksa, penjaga kos di CCTV itu terlihat kaget dan mencoba merekam video kondisi Arya Daru dari luar.

Karena Arya Daru ditemukan tertutup selimut dan ketika selimut dibuka, korban dalam kondisi terlakban di seluruh wajah dan kepalanya. (m31)

 

Dapatkan informasi lain melalui saluran Whatsappdi sini

Baca berita lainnya diBerita Google