PALEMBANG,forumkota id. -Pondok Pesantren (Ponpes) Ahlul Qur’an menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari warga dan melibatkan berbagai pihak yang turut mendukung pelaksanaannya, dilaksanakan di ponpes Nurul Qur’an di jalan Rama raya RT 45 RW 11 Kel karya baru kec.alang-alang lebar Palembang.
“Pimpinan Ponpes Ahlul Qur’an, Gus Adlan Maghfur Nawawi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin pesantren, tetapi juga sebagai sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,Sabtu (13/06/2026).
“yang diwawancarai oleh awak media Seperti yang saya sampaikan, kegiatan ini bertujuan agar keberadaan pesantren dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. Kami ingin kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Gus Adlan.
“Untuk kegiatan donor darah, panitia menargetkan sebanyak mungkin peserta yang memenuhi syarat kesehatan. Berdasarkan pengalaman kegiatan sebelumnya, jumlah peserta donor darah berkisar 20 orang. Namun pada pelaksanaan kali ini, panitia berupaya meningkatkan jumlah pendonor hingga mencapai 30 sampai 50 orang.
“Kami usahakan sebanyak-banyaknya peserta donor darah, tentu dengan mempertimbangkan kesiapan dan kondisi kesehatan para santri maupun peserta lainnya agar dapat memberikan manfaat bagi sesama,” katanya.
“Sementara itu, untuk program sunatan massal, panitia menyiapkan kuota sebanyak 30 peserta. Hingga hari pelaksanaan, sebanyak 18 anak telah terkonfirmasi mengikuti kegiatan tersebut.
“Kuota yang kami siapkan 30 peserta. Sampai saat ini yang sudah terkonfirmasi sekitar 18 anak. Pendaftaran masih kami buka hingga siang atau sore hari apabila masih ada masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya,” jelasnya.
Gus Adlan mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan didukung oleh tenaga medis dari berbagai pihak. Untuk layanan pemeriksaan kesehatan dan sunatan massal, panitia bekerja sama dengan Klinik Mat, sementara kegiatan donor darah didukung langsung oleh Palang Merah Indonesia (PMI).
“Alhamdulillah, ada beberapa tenaga medis yang turut membantu. Untuk pemeriksaan kesehatan dan sunatan massal kami bekerja sama dengan Klinik Mat, sedangkan donor darah bekerja sama langsung dengan PMI,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selama ini kegiatan sosial yang diselenggarakan pesantren masih mengandalkan swadaya masyarakat dan para donatur yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Selama ini kegiatan berjalan berkat swadaya masyarakat. Ada beberapa pihak yang menyisihkan rezekinya untuk membantu terselenggaranya acara ini. Alhamdulillah, mudah-mudahan ke depan dukungan semakin banyak sehingga kegiatan sosial seperti ini bisa terus dilaksanakan,” tuturnya.
“Menurut Gus Adlan, proses seleksi peserta sunatan massal dilakukan secara ketat demi memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan kesehatan yang telah ditetapkan oleh tim medis.
“Pendaftar sebenarnya sekitar 20 anak, namun setelah dilakukan seleksi kesehatan dan administrasi, yang terkonfirmasi mengikuti kegiatan saat ini sebanyak 18 anak,” pungkasnya.(red)












