– Total terdapat 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Adapun pembawa baki bendera Merah Putih diwakilkan oleh Bianca Alessia Christabella Lantang asal Sulawesi Utara.
Bianca yang merupakan salah satu anggota Paskibraka ini sendiri termasuk dalam simbol pengabdian generasi muda kepada negara. Semua anggota berasal dari 38 provinsi yang dimaksudkan sebagai representasi keanekaragaman yang dimiliki Indonesia.
Berikut profil dari Bianca Alessia Christabella Lantang seperti yang dilaporkan pada jaringan(Group Jawa Pos), Manado Post.
Bianca adalah siswi SMA Lentera Harapan Tomohon. Wanita cantik ini lahir pada 28 Februari 2009 dan memiliki hobi menari dan bermain voli. Dirinya mewakili Sulawesi Utara dalam ajang bergengsi tersebut.
Dalam perjalanan menjadi pembawa baki, anak dari Fransiskus Ferdinand Lantang dan Fike Felda Rondonuwu ini melewati sejumlah tahapan seleksi yang kompetitif.
Proses seleksi di Jakarta dimulai sejak hari pertama kedatangan sebagai peserta. Bianca terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap (MCU), termasuk pemindaian tulang di RS Mandaya.
Sambil menunggu rangkaian agenda berikutnya, peserta diajak mengikuti kegiatan rekreasi yang diperkaya dengan penampilan budaya dari setiap provinsi.
Perwakilan Sulawesi Utara, termasuk Bianca, mempersembahkan tarian line dance Nusantara dan mendapat kesempatan untuk menampilkan tarian Ge Mu Fa Mi Re serta Poco Poco.
Setelah kembali ke hotel, proses dilanjutkan dengan verifikasi dokumen administrasi. Keesokan harinya, rangkaian pemeriksaan medis kembali dilakukan, mencakup THT, ortopedi, penyakit dalam, hingga psikotes.
Pada hari ketiga, tiba sesi penilaian minat dan bakat. Bianca memperagakan tarian ciptaan baru berjudul Tari Kis-Kis karya Sophian Clifford Mangundap, kemudian melanjutkan dengan penilaian baris-berbaris (PBB).
Hari keempat diisi dengan wawancara kepribadian serta penelusuran rekam jejak digital. Dikenal sebagai pribadi yang penuh semangat dan inspiratif, Bianca memegang teguh moto-nya yaitu “Siapa pun kamu, kamu bisa menjadi apa saja, jangan melihat ke belakang, tetapi lihatlah tantangan-tantangan di depanmu”. Ia juga menjadikan Firman Tuhan dari Yakobus 1:12 sebagai pedoman hidupnya.
Dengan penuh rasa syukur, Bianca mengungkapkan kebahagiaannya bisa menjadi wakil Sulawesi Utara. “Senang dan bangga kepada diri sendiri karena bisa bertahan dan mencapai titik ini,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pencapaiannya bukan hanya karena usaha pribadi, melainkan berkat penyertaan Tuhan yang senantiasa menuntun langkahnya.
Bianca juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, tim PPI Kota Tomohon, Kesbangpol Kota dan Provinsi Sulawesi Utara, serta panitia pusat BPIP yang telah memberi kepercayaan dan dukungan.
Tidak ketinggalan, apresiasi juga ia sampaikan kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, serta sahabat-sahabatnya yang selalu mendukung sepanjang proses seleksi.













