Media Purwodadi –Satlantas Polres Grobogan bekerja sama dengan pihak terkait terus melakukan kegiatan sosialisasi mengenai fungsi Pelican Crossing yang dipasang di Jalan R Suprapto, Kota Purwodadi.
Hal tersebut terlihat ketika siswa yang ingin menyeberang ke SMAN 1 Purwodadi diminta untuk mengaktifkan tombol Pelican Crossing, pada Jumat, 5 Desember 2025.
KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Moch Agus Salim mengingatkan siswa dan masyarakat agar memanfaatkan Pelican Crossing saat menyeberang, sehingga kendaraan dari arah selatan dapat berhenti secara bersamaan untuk memberi kesempatan mereka melintas.
Keberadaan trotoar pelican selama setahun terakhir sebenarnya bisa memberikan bantuan kepada para pejalan kaki tanpa perlu khawatir menghadapi banyaknya kendaraan yang melewati dari arah selatan.
Namun, kesadaran masyarakat dianggap belum cukup responsif terhadap keberadaan Pelican Crossing yang memiliki manfaat penting bagi pejalan kaki dan pengemudi yang melintas.
“Setiap hari, khususnya di waktu pagi, kita terus berupaya mengajak masyarakat untuk secara sadar memanfaatkan Pelican Crossing ini. Bagi yang ingin menyeberang, dapat menekan tombol dan menunggu hingga lampu berubah menjadi merah, sementara pengemudi dari arah selatan diharapkan bisa berhenti sejenak agar memberi kesempatan bagi mereka untuk menyeberang,” jelas Iptu Moch Agus Salim.
Seperti manfaatnya, Pelican Crossing merupakan jalur penyeberangan pejalan kaki yang diatur oleh lampu lalu lintas. Pelican Crossing adalah area penyeberangan pejalan kaki yang dikendalikan oleh lampu lalu lintas khusus untuk mereka.
Sebenarnya, Pelican Crossing merupakan kependekan dariPedestarian Light Controlledyang metodenya cukup dengan menekan tombol, menunggu lampu berubah menjadi merah, pengemudi berhenti, lalu pejalan kaki bisa melintas.
“Sebenarnya mudah bagi para pejalan kaki, cukup menekan tombol, menunggu lampu hijau untuk pejalan kaki menyala, lalu menyeberang di zebra cross. Kendaraan harus berhenti saat lampu hijau pejalan kaki menyala dan tidak diperbolehkan melewati, serta ini perlu disosialisasikan hingga mereka benar-benar terbiasa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Grobogan, Mundakar menyampaikan bahwa Pelican Crossing di Jalan R Suprapto dekat SMAN 1 Purwodadi merupakan yang pertama kali dibangun di kabupaten Grobogan.
“Pelican Crossing ini merupakan langkah Pemkab Grobogan dalam mendukung lalu lintas yang aman, khususnya di lokasi tersebut,” kata Mundakar, Jumat 5 Desember 2025, saat diwawancarai.
Ia mengatakan, banyak siswa sekolah menengah baik dari SMAN, SMA PGRI, maupun masyarakat umum yang sering melewati titik tersebut dan dapat memanfaatkan Pelican Crossing ini.
“Oleh karena itu diperlukan kesadaran dari pengguna jalan dan pengemudi kendaraan, agar melaju dengan perlahan dan berhenti, diawali dengan tanda garis dan bunyi sirine saat tombol ditekan, sehingga orang yang ingin menyeberang tetap aman,” tambahnya.
Sosialisasi penggunaan Pelican Crossing ini, menurut Mundakar, perlu didukung oleh pihak yang berkompeten. Ia menyebutkan, Dinas Perhubungan Grobogan telah melakukan koordinasi rutin dengan Satlantas Polres Grobogan, pihak sekolah yang berada di lokasi tersebut, serta instansi pemerintah terkait lainnya dalam menyosialisasikannya.
Mundakar menyampaikan, terdapat beberapa lokasi yang diharapkan dapat dipasang Pelican Crossing, selain di Jalan R Suprapto, Kota Purwodadi. Ia menjelaskan, masih ada beberapa titik dengan banyak penyeberang jalan yang diharapkan dapat dilengkapi Pelican Crossing di tempat-tempat tersebut.
“Dishub Grobogan berharap beberapa hal perlu dipasang, yaitu di beberapa titik yang ramai pengguna jalan. Namun juga perlu dilihat terlebih dahulu apakah ada anggarannya (terbatas atau tersedia), “tutup Mundakar.













