Lamongan _ Forumkota.id – Ketenangan warga Dusun Kasah, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, mendadak dikejutkan oleh kepulan asap tebal yang membubung tinggi pada siang hari. Peristiwa tersebut berawal ketika salah satu titik lahan rumpun bambu yang terletak di sisi selatan dan berdekatan langsung dengan pemukiman warga mulai dilalap si jago merah. Kobaran api yang cepat membesar sontak membuat warga sekitar panik, mengingat lokasinya yang cukup riskan dengan keselamatan rumah-rumah penduduk.

Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, Bapak Rudi selaku Kepala Dusun (Kasun) Kasah segera bertindak cepat untuk merespons laporan dari masyarakat setempat. Tanpa menunggu waktu lama, beliau langsung menghubungi aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri, yakni piket Polsek Sambeng serta jajaran Koramil 0812/08 Sambeng. Langkah tanggap darurat ini diambil guna mencegah api merambat lebih luas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi warga sekitar. Rabu (04/11/2026)
Sinergi Sigap Petugas Gabungan di Lapangan, Tidak berselang lama setelah laporan diterima, petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan perangkat desa langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Kehadiran aparat di lokasi tidak hanya bertujuan untuk mengamankan situasi, tetapi juga memastikan proses penanganan darurat dapat berjalan dengan tertib dan terkoordinasi dengan baik.
Personel yang hadir di lokasi kejadian meliputi Bripka Mujiyanto dan Bripka Doni dari Piket Polsek Sambeng, serta dua prajurit TNI tangguh dari Koramil 0812/08 Sambeng yaitu Serma Sutarto dan Kopka Afiful. Selain itu, jajaran Pemerintah Kecamatan Sambeng yang diwakili oleh Bapak Puri dari Satpol PP turut hadir bersama Kepala Dusun Kasah, Bapak Rudi, untuk bahu-membahu mengendalikan situasi di lapangan.
”Sebagai aparat kewilayahan, sudah menjadi kewajiban kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti kebakaran lahan ini. Kami bersama unsur Polsek, Damkar, dan warga langsung berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak sampai merembet ke pemukiman penduduk,” ujar Serma Sutarto, anggota Koramil 0812/08 Sambeng, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Kehadiran Babinsa dan aparat keamanan lainnya di garis depan menjadi teladan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bersama dengan petugas pemadam kebakaran, mereka bahu-membahu memastikan titik-titik api utama dapat segera dilumpuhkan demi memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga Dusun Kasah.
Untuk menjinakkan amukan api yang membakar rumpun bambu tersebut, pos pemadaman mengerahkan kekuatan penuh dengan mendatangkan satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari unit Ngimbang. Setibanya di TKP, petugas Damkar bersama unsur TNI-Polri dan warga langsung berjibaku melakukan penyemprotan air secara intensif ke titik-titik api yang masih menyala.
Berkat kesigapan tim gabungan dan dukungan penuh dari masyarakat, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sebelum sempat menjalar ke area pemukiman. Setelah api utama padam, petugas langsung melanjutkan tahap pembasahan di seluruh area rumpun bambu yang terdampak guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang dapat memicu kebakaran susulan.
Evaluasi Kerugian dan Penyelidikan Lanjutan
Berdasarkan hasil pendataan cepat yang dilakukan oleh aparat di lapangan, insiden kebakaran lahan ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka pada personil maupun warga sekitar. Meskipun demikian, kerugian material tercatat melahap area rumpun bambu seluas kurang lebih 300 meter persegi akibat ganasnya jilatan api. (Pendim0812)













