Terkait Izin ReadyMix dan Chruser CV “Linber”, Owner Nyatakan : Beritanya Tanpa Konfirmasi

Berita, Forum Kota1453 Dilihat
banner 468x60

TANAH DATAR, ForumKota.id, – Pemberitaan yang menyebutkan aktivitas usaha pengolahan batu dan ReadyMix milik CV Linber di wilayah Sungai Ameh, Nagari Saruaso, Tanah Datar beroperasi tanpa izin, dibantah tegas oleh pihak perusahaan. Pemilik CV Linber, Guswandi atau akrab disapa Pak Gun, menegaskan berita tersebut dibuat tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihaknya.

Menanggapi pemberitaan yang tayang di salah satu media Sumatera Barat pada Jumat (03/07), Guswandi menjelaskan kepada ForumKota.id, Sabtu (04/07), bahwa seluruh izin yang dimiliki perusahaannya sudah lengkap dan sah menurut ketentuan hukum yang berlaku.

“Berita itu dibuat tanpa konfirmasi dan klarifikasi kepada kami. Media terkait hanya melihat dari luar dan mendengar cerita opini orang lain saja, lalu langsung disajikan sesuai keinginan mereka,” ungkap Guswandi melalui sambungan telepon selulernya.

Ia menekankan, CV Linber telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Sungai Ameh, Nagari Saruaso, serta izin operasional untuk produksi ReadyMix dan Stone Crusher. Seluruh proses perizinan telah ditempuh melalui prosedur yang berlaku dan dinyatakan lengkap.

“Tidak mungkin kami beroperasi tanpa memiliki izin. Semua izin Linber Group ada dan komplit. Izin usaha tambang, pengolahan batu, hingga produksi ReadyMix semuanya sudah terpenuhi syaratnya,” tegas Guswandi.

Guswandi menyayangkan langkah media yang tidak melakukan pengecekan silang sebelum menayangkan berita. Menurutnya, jurnalisme harus berpegang pada prinsip crosscheck and balance agar informasi yang diterima masyarakat akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami berharap ke depannya setiap pemberitaan dilakukan pengecekan ke berbagai pihak. Supaya kabar yang disampaikan ke publik bisa dipahami dan masuk akal sesuai logika,” tambahnya.

Merespons berita yang dianggap keliru tersebut, pihak CV Linber menyatakan akan segera mengambil langkah konfirmasi resmi dan mengajukan hak jawab kepada media yang bersangkutan, agar kebenaran dapat diketahui oleh masyarakat luas.

Saat berita ini ditayangkan, tim CV Linber diketahui sedang menyiapkan materi klarifikasi yang akan disampaikan dan dimuat kembali di media yang sama.

(Roni Leriang)

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *