Niat Selamatkan Rekan, Dua Pemanen Sawit Tewas Tersengat Listrik di Bumi Ratu Nuban

Berita, Investigasi, Lampung1412 Dilihat
banner 636x380

FORUM KOTA | LAMPUNG TENGAH – Tragedi memilukan terjadi di bawah Jembatan Kali Punggur, Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Niat menolong rekan yang tersengat listrik justru berujung maut. Dua pria meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memanen buah sawit, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

 

banner 636x380

Kedua korban diketahui bernama Tukiyo (52) dan Triyanto (41), warga Kampung Terbanggi Subing, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

 

Kapolsek Bumi Ratu Nuban, Ipda Dony Tri Renaldo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Zaldy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika Tukiyo memanen sawit menggunakan galah berbahan pipa besi sepanjang kurang lebih enam meter.

 

Saat bekerja, galah besi tersebut diduga mengenai kabel listrik bertegangan tinggi hingga Tukiyo tersengat aliran listrik.

 

Melihat rekannya dalam kondisi berbahaya, Triyanto spontan berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya penyelamatan itu berakhir tragis. Ia turut tersengat listrik hingga kedua korban terjatuh dan tidak sadarkan diri.

 

“Melihat rekannya tersengat, Triyanto berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, ia turut tersengat listrik hingga keduanya terjatuh dan tidak sadarkan diri,” jelas Kapolsek saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

 

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Bumi Ratu Nuban segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kedua korban ke RSUD Demang Sepulau Raya.

 

Namun, setelah menjalani pemeriksaan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia.

 

Polisi telah mengamankan galah pipa besi yang digunakan korban sebagai barang bukti. Selain itu, Polsek Bumi Ratu Nuban berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lampung Tengah untuk penanganan lebih lanjut.

 

Pihak keluarga kedua korban disebut telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan dari masing-masing keluarga.

 

Polisi Ingatkan Bahaya Bekerja di Dekat Kabel Listrik

 

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar tidak mengabaikan risiko saat bekerja di sekitar jaringan listrik, terutama ketika menggunakan alat berbahan logam atau berukuran panjang yang dapat menjangkau kabel bertegangan tinggi.

 

Kapolsek mengimbau warga untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja dan memastikan kondisi lingkungan aman sebelum melakukan aktivitas.

 

“Utamakan keselamatan dan pastikan alat yang digunakan tidak berisiko menyentuh kabel listrik. Jika terjadi insiden, jangan menyentuh korban sebelum aliran listrik dipastikan terputus. Segera hubungi petugas yang berwenang,” imbaunya.

 

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat bahwa niat menolong harus disertai langkah keselamatan agar tidak menambah jumlah korban jiwa.

 

FORUMKOTA.ID | Keadilan Bagi Yang Berhak

banner 636x380

Posting Terkait

banner 636x380

Jangan Lewatkan