Bacaan dan Keutamaan Ayat Seribu Dinar, Doa Pembuka Rezeki bagi Umat Islam

banner 468x60

Ayat 1000 Dinar Latin, Al Quran Surat At Talaq Doa Membuka Pintu Rezeki

Keistimewaan Surat At-Talaq, Ayat Seribu Dinar Doa Kekayaan Membuka Pintu Rezeki

banner 525x280

Bacaan Ayat Seribu Dinar Latin, Ayat Pendek Al Quran Surat At-Talaq Membuka Pintu Rezeki

Banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah ayat seribu dinar.

Ayat Seribu Dinar adalah bagian akhir ayat 2 dan seluruh ayat 3 dalam Surat At-Talaq.

Kapan waktu yang paling mustajab untuk membaca ayat seribu dinar? Dalam artikel ini nanti akan dijelaskan.

Dinamakan ayat seribu dinar karena khasiat ayat seribu dinar yang konon jika dibaca akan memudahkan kita dalam mencari rezeki.

Suara ayat seribu dinar adalah:

Latin:

“Wa man yattaqillaha yaj’al lahu makhrojan, Wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasibu. Wa man yatawakkal ‘alallaahi fahuwa hasbuhu. Innallaha baalighu amrihi. Qad ja’allaahu likulli syai’in qadran.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Artinya:

Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Dia mencukupinya. Sesungguhnya Allah akan menyelesaikan urusan-Nya, sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi tiap-tiap sesuatu ketentuan.

Menurut Ibnu Katsir, maksud ayat “Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak dia duga” adalah barangsiapa yang bertakwa kepada Allah dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, niscaya Dia akan memberinya rezeki dari arah yang tidak pernah terlintas dalam hatinya.

Dalam kitab Al-Musnad disebutkan dari Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas, dari ayahnya, dari kakeknya, Abdullah bin Abbas, dia berkata: “Rasulullah bersabda:”

Barang siapa banyak beristighfar (memohon ampunan), maka Allah akan menjadikan baginya setiap kesulitan menjadi kemudahan, setiap keterbatasan menjadi kelapangan, dan akan Dia beri rezeki dari arah yang tidak diduga-duga.

Hadis di atas juga menjadi penguat tafsir ayat seribu dinar.

Disebutkan lagi dalam hadis:

Dari Imam Ahmad meriwayatkan dari Tsabat, dia berkata: “Rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya seorang hamba akan diharamkan rezekinya karena dosa yang dilakukannya, dan tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tidak ada yang dapat memperpanjang umur kecuali kebaikan.’ (H. R. An Nasa’i, Ibnu Majah)

Kemudian dijelaskan kembali dalam hadis mengenai ayat berikutnya yaitu “Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia mencukupinya”.

Bahwa Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin Abbas bahwa dia memberitahukannya, pada suatu hari dia pernah naik (membonceng) kendaraan di belakang Rasulullah SAW, lalu beliau bersabda kepadanya:

Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika engkau meminta, maka mintalah kepada Allah. Dan jika engkau memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika umat ini bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) kepadamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan memberikan manfaat kepadamu melainkan dengan sesuatu yang ditetapkan Allah bagimu. Dan jika mereka bersatu untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu melainkan dengan apa yang ditetapkan Allah bagimu. Pena telah diangkat, dan telah kering pula (tinta) lembaran-lembaran ini.

Dari beberapa penjelasan yang diberikan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya, kita dapat menyimpulkan bahwa ayat tersebut mengandung beberapa penjelasan dan keutamaan ayat seribu dinar, yaitu:

1. Pentingnya beribadah kepada Allah

Maksudnya bertakwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Melaksanakan perintah Allah juga harus didasari dengan hati yang ikhlas serta dilakukan sesuai dengan syariat Islam dengan aliran mazhab yang dianutnya.

Melakukan ibadah sunnah seperti shalat fardhu juga termasuk dalam hal bertakwa karena melakukan hal yang disukai oleh Allah.

Sementara menjauhi larangan-Nya adalah menjaga diri dari segala hal yang dilarang Allah.

Menjaga diri ini juga terhadap hal-hal yang mendekati dosa.

Termasuk menjauhkan diri dari barang maupun perbuatan yang haram.

2. Allah memberikan jalan keluar bagi setiap permasalahan bagi orang-orang yang bertakwa

Maksudnya adalah, bagi orang yang benar-benar bertakwa seperti yang dijelaskan di atas, Allah akan memberikan jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapi.

Maka tingkatkanlah ketakwaan kita, niscaya setiap permasalahan dalam hidup kita akan diberikan jalan keluar.

Hadits Nabi yang memperkuat ayat ini adalah dengan banyak beristighfar.

Istighfar dapat mengurangi dosa dan hal-hal yang menghilangkan amal ibadah juga sebagai cara seseorang untuk bertaubat.

Jika telah bertaubat, maka langkah berikutnya adalah taqwa.

Jika kita telah mencapai taqwa, maka kita akan memperoleh apa yang dimaksud dalam ayat ini.

3. Allah memberikan rezeki kepada orang yang bertakwa melalui jalan yang tidak terduga

Kata kunci lagi adalah Takwa.

Maksud yang tidak terduga adalah melalui jalan yang sama sekali tidak terpikirkan oleh orang yang bertakwa.

Maka, masalah mengenai Rizki akan diselesaikan oleh Allah bagi orang-orang yang bertakwa itu sendiri.

Dalam hidupnya tidak akan kekurangan rezeki karena Allah mencukupinya.

4. Dosanya menghalangi rezeki

Seperti yang dijelaskan oleh Nabi dalam hadis di atas. Secara logika, perbuatan dosa bukanlah perbuatan yang dilakukan oleh orang yang bertakwa.

Maka dari itu, sesuai hadis di atas, dosa dapat menghalangi kita dari rezeki.

5. Hanya Allah yang menetapkan segala sesuatu

Seperti dalam hadis di atas, bahwa seseorang tidak akan mampu menyakiti kita kecuali telah ditentukan oleh Allah, kita akan disakiti oleh orang lain.

Ini adalah bukti bahwa Allah-lah yang menetapkan segalanya.

Termasuk rezeki dan bantuan untuk semua masalah yang kita hadapi.

Maka, pesan nabi adalah untuk selalu menjaga ketakwaan kita kepada Allah dengan kata “jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu.

Jagalah Allah, maka sesungguhnya kamu akan mendapatkan-Nya di hadapanmu.

Demikian beberapa keutamaan ayat seribu dinar dan hikmah serta pelajaran yang dapat diambil.

Perlu diingat bahwa rezeki bukanlah sebatas tentang harta.

Dijelaskan dalam tafsir Al Misbah karya M Quraisy Syihab bahwa rezeki tidak hanya berbentuk materi, melainkan juga kepuasan hati serta kekayaan yang tidak pernah habis.

M Quraisy Syihab juga menjelaskan tentang rezeki pasif yaitu rezeki berupa materi yang diperoleh sejumlah beberapa rupiah, tapi sebagian besar digunakan untuk biaya pengobatan.

Ia juga menegaskan bahwa rezeki bukan hanya sekadar soal materi, tetapi juga spiritual yang dijanjikan oleh Allah bagi orang-orang yang bertakwa.

Tingkatkanlah ketakwaan kita untuk mendapatkan ridho Allah sehingga dibukakan jalan rezeki kita dan segala masalah yang kita hadapi menjadi mudah. Wallahu a’lam.

Waktu Mustajab Baca Ayat Seribu Dinar

Setelah Sholat Subuh

Pada waktu subuh berarti kita baru saja bangun. Nah, pada waktu itulah otak kita masih segar.

Setelah bangun dari tidur, jika membaca doa afirmasi positif yang terkandung dalam makna ayat seribu dinar, dapat terserap dengan baik dalam pikiran kita.

Maka dari itu, setelah salat subuh, disarankan untuk membaca ayat ini beserta maknanya.

Saat akan pergi bekerja

Disarankan untuk membaca sekali minimal ayat seribu dinar ini untuk memberikan inspirasi positif dalam pekerjaan kita. Sehingga diberikan kelancaran, kemudahan dan keberkahan dalam bekerja.

Setelah sholat hajat/tahajud

Di sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling mustajab dalam mengabulkan doa. Oleh karena itu, disarankan Anda melakukan amalan ayat seribu dinar ini pada waktu tersebut, yaitu setelah sholat hajat/tahajud.

Waktu sahur

Waktu ini adalah waktu menjelang shubuh karena ketika itu Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa. Ketika ramadhan tiba, Anda dapat mengamalkan ayat seribu dinar ini karena di bulan puasa itulah waktu yang sangat baik terkabulnya segala doa.

Saat merasa cemas dengan masalah keuangan

Nah, ketika Anda merasa tertekan dengan kebutuhan mendesak dan utang, disarankan untuk membaca ayat seribu dinar sebanyak 33 kali setiap hari.

Insya Allah hati akan diberikan ketegaran dan ketenangan dalam menghadapi. Dan diberikan jalan keluar yang tak terduga dalam menghadapi masalah keuangan.

Demikian mengenai waktu-waktu yang cocok membaca ayat seribu dinar sehingga doa kita mudah terkabul. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba mengamalkan!

(*/)

Baca beritaTRIBUN MEDANlainnya diBerita Google

Ikuti juga informasi lainnya diFacebook,Instagram,TwitterdanSaluran WA

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *