Bupati Kendal Buka Training of Trainer (TOT) Petani Millenial di Kecamatan Limbangan

Berita930 Dilihat

Forumkota.id _ Kendal. Semangat membangun ketahanan pangan berbasis teknologi digaungkan dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) Pertanian Terintegrasi yang digelar di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi Santri Tani Milenial Jaya (STMJ) Binangun itu diikuti para petani milenial dari Kendal, Batang, Wonogiri, guru muda, guru pesantren dan Karang Taruna di Kendal.

 

Ketua STMJ Binangun, Sayidul Mursalin mengatakan, kegiatan TOT tersebut bukan sekadar pelatihan pertanian, tetapi juga menjadi sarana wawasan kebangsaan agar generasi muda tidak melupakan jati dirinya sebagai bangsa agraris. Menurutnya, pemuda harus kembali mencintai dunia pertanian dengan pendekatan modern dan berkelanjutan.

 

“TOT ini menjadi pilot project pertanian berkelanjutan. Kami ingin pemuda tidak lupa jati dirinya dan tetap memiliki semangat membangun pertanian Indonesia,” kata Sayidul Mursalin.

 

Ia menegaskan, konsep pertanian terpadu menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan pada integrasi sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan berbasis teknologi.

 

“Pertanian terpadu menjadi wujud nyata untuk mewujudkan ketahanan pangan. Anak-anak muda harus mampu mengintegrasikan teknologi pertanian untuk mempercepat kemajuan sektor ini,” ujarnya.

Selain menjadi tempat belajar, kegiatan tersebut juga diarahkan agar para peserta nantinya dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada petani muda lain di wilayah masing-masing. Sayidul menyebut, Kabupaten Kendal masih membutuhkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 

Ketua Kelompok Substansi Sertifikasi Profesi dan Akreditasi Pertanian, Pusat Pelatihan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, Drh. Eko Herissuparman menjelaskan, konsep pertanian terintegrasi mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi petani.

 

“Kalau pertanian dilakukan secara terintegrasi, petani bisa punya penghasilan harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Misalnya dari ayam petelur, sayuran, hingga peternakan menjelang Idul Adha. Jadi petani ke depan harus mandiri dan tidak bergantung kepada bantuan pemerintah,” jelas Eko.

 

Ia menambahkan, BPPSDMP terus mendorong peningkatan kompetensi petani melalui program sertifikasi profesi. Menurutnya, hingga kini terdapat 118 skema sertifikasi kompetensi di sektor pertanian yang terus dikembangkan, mulai dari penyuluh pertanian, inseminator, hingga operator alat pertanian modern.

 

“Sekarang alat pertanian modern seperti drone juga harus memiliki sertifikasi operator. Ini penting agar penggunaan teknologi pertanian semakin profesional dan aman,” katanya.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan pelatihan kompetensi lain seperti fasilitator organik, teknik penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan kesehatan masyarakat veteriner, hingga keterampilan butcher atau pengolahan daging.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi pelaksanaan TOT tersebut. Ia menilai kegiatan itu menjadi langkah penting dalam mencetak generasi muda yang tertarik terjun ke sektor pertanian modern berbasis teknologi.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang hari ini melaksanakan TOT untuk para petani milenial terkait integratif farming. Harapannya, kegiatan ini mampu mencetak generasi muda menjadi petani milenial yang memanfaatkan kemajuan teknologi pertanian,” ujar Dyah Kartika Permanasari.

 

Bupati berharap para peserta yang mengikuti TOT dapat menjadi trainer di daerah masing-masing sehingga semakin banyak generasi muda tertarik mengembangkan sektor pertanian.

 

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap target swasembada pangan nasional dan Jawa Tengah pada 2029.

 

“Sehingga kami yang di daerah, juga harus melakukan gerakan untuk mewujudkan itu,” pungkasnya.