Dedi Mulyadi Akan Bawa Pulang 63 Pekerja Jabar Korban Penindasan di Batam

Nasional186 Dilihat

BANDUNG, – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen untuk mengembalikan puluhan pekerja asal Jawa Barat di Batam yang menyatakan mengalami perlakuan tidak adil dan belum menerima upah selama bekerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi melalui unggahan di media sosial, merespons permintaan bantuan seorang pekerja bernama Chandra.

“Untuk saudaraku, temanku, sahabatku, kawan dekatku, insyaallah kita segera menangani. Nanti jam 10–15 menit saya akan menghubungi Bapak dan kita selesaikan seluruh masalah Bapak. Kesulitan Bapak di Batam dan Bapak sebagai warga Jabar akan kami selesaikan. Bapak bisa kembali ke keluarganya,” ujar Dedi dalam rekaman video yang diterima., Selasa (12/8/2025).

Sebelumnya, melalui video TikTok, Chandra yang mengaku sebagai penduduk Jawa Barat memohon perlindungan dari Dedi Mulyadi. Dalam video tersebut, ia menyebutkan bahwa terdapat 63 pekerja yang mengalami nasib serupa.

“Saya, Chandra, sebagai warga Jawa Barat, memohon perlindungan kepada Kang Dede Mulyadi. Saya bersama rekan-rekan, sebanyak 63 orang, dianiaya oleh orang Tionghoa. Hak saya dan keringat saya selama lebih dari sebulan tidak dibayar. Saya mohon bantuan Anda,” katanya.

Chandra mengakui bahwa ia dikeluarkan dari asrama karyawan dan diminta segera pergi, meskipun gajinya belum dibayarkan.

“Saya bekerja, tidak ada masalah. Sekarang gaji tidak dibayarkan, dan disuruh keluar langsung hari ini. Mohon tanggapi Pak Dede, mohon bantuan sebesar-besarnya,” tambahnya.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keselamatan dan kembalinya para pekerja tersebut akan menjadi prioritas utama, sambil juga mempelajari jalur hukum terkait masalah hak upah yang belum dibayarkan.