Jembatan Bailey Mulai Dipasang di Lombok Timur, Akses Warga Ditargetkan Normal 10–15 Hari

banner 468x60

Forumkota.id | NTB — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai memasang jembatan Bailey di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Minggu (4/1). Pemasangan jembatan ini merupakan langkah lanjutan penanganan pascabanjir hidrometeorologi yang terjadi pada 19 November 2025 lalu dan mengakibatkan jembatan utama terputus.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Juaini Taofik, bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ahmadi, meninjau langsung proses awal pemasangan jembatan tersebut. Peninjauan juga didampingi personel TNI dari Yonzipur Kodam IX/Udayana yang terlibat dalam pekerjaan teknis.

banner 525x280

Juaini Taofik menyampaikan bahwa keberadaan jembatan Bailey diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat yang sempat terganggu. Ia menargetkan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi dapat kembali normal dalam waktu 10 hingga 15 hari ke depan.

“Insyaallah pelayanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dalam 10–15 hari ke depan dapat kembali normal,” ujar Juaini.

Menurutnya, pemasangan jembatan ini merupakan hasil koordinasi lintas pemerintah dan TNI, mulai dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, hingga Kodam IX/Udayana.

“Sejak jembatan terputus, kami terus memikirkan berbagai opsi. Alhamdulillah, melalui koordinasi dengan gubernur, bupati, dan Danrem, Pangdam IX/Udayana memutuskan memberikan bantuan jembatan Bailey,” jelasnya.

Jembatan Bailey yang dipasang memiliki kapasitas beban antara 25 hingga 30 ton. Dalam proses pembangunannya, sedikitnya 30 personel TNI dikerahkan untuk membantu pemasangan rangka baja guna mempercepat pengerjaan dan memastikan standar keamanan konstruksi.

Pemkab Lombok Timur menjadikan pembangunan jembatan ini sebagai prioritas utama untuk menormalisasi jalur transportasi yang sebelumnya lumpuh. Dengan kembali terhubungnya akses di Desa Perigi, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Kami berharap pembangunan ini segera rampung dan dapat dilalui seperti biasa agar aktivitas warga kembali lancar,” pungkas Juaini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *