Kadis Kominfo Musi Rawas Diduga Blokir WhatsApp Wartawan, Pembagian Advertorial Jadi Sorotan

banner 468x60

Forumkota.id | Musirawas – Ada Apakah? dengan Kadis Kominfo Di Kabupaten Musi Rawas langsung Memblokir Wa wartawan Saat di konfirmasi prihal Adv Di Kominfo Musi Rawas.

Pasalnya, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) ,Beserta KADIS Kominfo Kabupaten Musi Rawas diduga tidak transparan dalam mendistribusikan advertorial kepada media yang ada di Kabupaten Musi Rawas maupun Kota LubukLinggau.

banner 525x280

Informasi yang dihimpun awak media di Kantor DisKominfo Kabupaten Musi Rawas pada Senin (25/05/2026), ditemukan adanya kejanggalan dalam proses pengambilan berkas tagihan advertorial. beberapa wartawan diketahui sudah mengambil tagihan bahkan sudah di lakukan pencairan Adv.

Bahkan yang menjadi perhatian dan sorotan tajam, salah satunya yang menjadi pertanyaan serius ada satu orang wartawan disebut-sebut sama sekali tidak mendapatkan adv tersebut sampai detik ini.

YAYAN Selaku Kadis Kominfo Justru Langsung Memblokir WhatsAapp Wartawan Saat Di mintai Keterangan perihal terkait Advertorial(ADV), Serta Serfi Selaku PPTK Tidak Bisa Di Hubungi.

Kondisi tersebut justru memunculkan pertanyaan dari sejumlah awak media terkait mekanisme pembagian advertorial yang dinilai tidak merata.

Sejumlah kalangan wartawan dari berbagai media yang telah mengetahui sangat menyayangkan kondisi tersebut. Mereka menilai jika benar satu orang dari salah satu perwakilan media di wilayah sekitar lingkungan kabupaten musi rawas yang sama sekali tidak mendapatkan Adv Sampai Saat Ini di Diskominfo Musi Rawas, maka hal itu berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi media lain yang juga aktif melakukan peliputan kegiatan Pemerintahan kabupaten Musi Rawas.

“Kami hanya ingin pembagian advertorial ini dilakukan secara transparan dan adil. Jangan sampai ada media yang mendapatkan banyak, sementara yang lain tidak mendapatkan sama sekali,” ujar salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya.

Situasi tersebut semakin menimbulkan tanda tanya ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi ,hingga saat wartawan tersebut mencoba melakukan kominikasi melalui pesan WhatssApp untuk mempertanyakan prihal tersebut kepada pihak terkait, alih alih menjawab pesan WhatsApp justru Kepala Dinas Kominfo Musi Rawas (YAYAN) langsung memblokir Kontak WhatssApp Dari awak media yg sedang Melakukan sebuah pertanyaan terkait mekanisme pembagian advertorial tersebut.

Saat awak media mencoba melakukan dikonfirmasi kepada (Sefri) Selaku PPTK justru tidak bisa di hubungi sama sekali,

Tindakan tersebut justru memunculkan beragam spekulasi di kalangan wartawan. Pasalnya, jika benar pengambilan dilakukan dengan sistem kedekatan emosional khusus, dengan Ketidak Transparan dan menimbulkan sorotan tajam serta kecurigaan atau dugaan adanya permainan dalam pembagian advertorial.

Selain itu, sejumlah wartawan juga menilai bahwa pengelolaan advertorial yang bersumber dari anggaran pemerintah seharusnya dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Hal ini penting agar tidak memunculkan persepsi negatif di tengah kalangan media yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Dinas Kominfo Kabupaten musi rawas mengenai pencairan dan penerima advertorial serta mekanisme pembagiannya secara resmi.

Para awak media berharap pihak Diskominfo Kabupaten Musi Rawas dapat memberikan klarifikasi yang lebih terbuka agar polemik ini tidak berkembang lebih luas di kalangan insan pers di wilayah Kabupaten Musi Rawas dan sekitarnya.

Jika benar terjadi ketimpangan dalam pembagian advertorial, maka diharapkan ke depan ada evaluasi terhadap sistem distribusi kerja sama media agar lebih transparan, profesional, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh media yang ada, (Rizan).

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *