Lagu Terbaru Widhi Lamong “Berita Korupsi Lagi”, Suarakan Keluhan atas Masih Maraknya Korupsi

banner 636x380

Forumkota.id _ Jakarta – Penyanyi sekaligus pencipta lagu Widhi Lamong kembali meluncurkan karya terbarunya yang berjudul “Berita Korupsi Lagi”. Lagu ini ia jadikan sarana untuk menyampaikan teguran sosial sekaligus rasa keprihatinannya karena kasus korupsi di Indonesia sampai saat ini belum juga berkurang.

Widhi mengaku tergerak menulis lagu itu karena sangat sedih melihat korupsi terus terjadi dari waktu ke waktu. Ia menegaskan, perbuatan itu tidak hanya menguras uang negara, tetapi juga langsung terasa dampaknya mempersulit kehidupan masyarakat luas.

banner 636x380

“Saya tergerak karena hati terasa perih melihat korupsi yang makin merajalela dan belum tuntas penanganannya. Korupsi merugikan negara dan justru rakyatlah yang paling menderita karenanya,” ujar Widhi.

Melalui lagu ini, ia berharap dapat membuka mata masyarakat sekaligus mendesak agar hukum benar‑benar ditegakkan secara tegas terhadap siapa saja yang berani korupsi.

“Saya berharap pelaku korupsi dijatuhi hukuman berat, sehingga kebiasaan buruk ini bisa diberantas dan rakyat kembali percaya pada para pemegang kekuasaan,” tambahnya.

Bagi Widhi, musik bukan sekadar sarana hiburan semata, melainkan cara yang tepat untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat. Ia yakin karya seni mampu menjadi sarana mengajak orang banyak lebih peka terhadap masalah bangsa.

“Lewat lagu, selain bisa menghibur, kita pun bisa menyampaikan pendapat, mengkritik keadaan, serta mengajak masyarakat lebih sadar,” jelasnya.

Meskipun mengangkat topik yang cukup berat, ia tidak merasa takut selama apa yang disampaikan berdasar kebenaran dan semangat keadilan.

“Saya tidak khawatir selama apa yang saya sampaikan adalah kebenaran, mengutamakan keadilan, dan tidak bermaksud menimbulkan kerusakan,” tegasnya.

Ia berharap lagu “Berita Korupsi Lagi” dapat diterima baik oleh masyarakat, bukan sekadar dinikmati sebagai lagu, melainkan menjadi pengingat betapa merusaknya korupsi serta perlunya tekad bersama untuk memberantasnya. Karya ini kini sudah bisa didengarkan lewat saluran YouTube Widhi Lamong maupun berbagai layanan musik digital lainnya.

Jurnalis – Sunariyanto

Editor – Redaksi

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *