Momentum Hari Buruh, Saatnya Buruh dan Pelaku Usaha Jalin Kerjasama Yang Baik

Forum Kota1977 Dilihat
banner 468x60

Forumkota.id _ Kendal. Koordinator Liputan Media Forumkota.id yang juga mantan Ketua DPD IWOI Kabupaten Kendal, Mochammad Ashari SH, berharap agar para buruh menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai dalam memperingati Hari Buruh. Ia juga menegaskan bahwa petugas pengamanan harus melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam aksi buruh nanti.

 

banner 525x280

Menurutnya, peringatan Hari Buruh kali ini merupakan momentum penting untuk menghargai kontribusi para pekerja terhadap roda perekonomian dan industri. Ia menekankan hubungan industrial yang harmonis harus terus dijaga melalui komunikasi yang baik dan musyawarah.

Ketua DPW SNKB Jawa Tengah itu mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas wilayah saat peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 besuk.

 

 

Hal itu ia sampaikan dalam rapat bersama jajaran Media Forumkota.ID baik di Kabiro kendal maupun Kaperwil Jateng yang beralamat di Perum Witjitraland Rt 9 Rw 5 Langenharjo Kendal, Jawa Tengah.

 

Sementara Kaperwil Jateng ,Drs Suparto menyampaikan bahwa Pelaku Usaha diharap bisa kerjasama buruh agar saling menguntungkan ditengah isu kenaikan harga BBM.

 

Ditempat TPS3R Kabiro Forkot kendal, Sunandar S,sos menyampaikan agar Pemerintah terutama Dinas Tenaga Kerja sebagai perantara antara buruh dan pelaku usaha harus bisa memberi kebijakan terbaik terutama dalam pengupahan buruh.

 

Pemimpin TPS3R di karangsari kendal itu juga mengatakan Peringatan Hari Buruh pada May Day 2026 kembali menjadi cermin dinamika ketenagakerjaan di Indonesia. Ratusan ribu buruh turun ke jalan membawa aspirasi yang konsisten dari tahun ke tahun, mulai dari kepastian kerja, upah layak, hingga perlindungan yang adil. Tuntutan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan gambaran nyata kondisi pekerja yang masih menghadapi berbagai ketidakpastian.

Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan ribuan pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja dalam tiga bulan pertama 2026. Meski tren menurun, angka tersebut tetap menandakan rapuhnya stabilitas pasar kerja, terutama di tengah tekanan ekonomi global dan meningkatnya biaya produksi di berbagai sektor industri.

 

Dalam konteks ini, suara buruh menjadi refleksi kebutuhan mendasar akan kebijakan yang lebih adaptif dan berpihak. Isu seperti pembatasan outsourcing, penguatan regulasi ketenagakerjaan, hingga perlindungan terhadap ancaman PHK menjadi semakin relevan di tengah perubahan dunia kerja yang cepat.

 

Mengakhiri pembicaraan, Kabiro Sunandar S.sos mengatakan bahwa momentum May Day juga membuka peluang. Ruang dialog antara pemerintah dan serikat pekerja menjadi langkah awal menuju solusi yang lebih konstruktif. Ini adalah kesempatan untuk mendorong reformasi kebijakan yang tidak hanya responsif, tetapi juga visioner, guna menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *