Operasi Penyelamatan di Laut Sulawesi: KM Bonanza 02 Terdampar, 21 ABK Menunggu Evakuasi

Forum Kota0 Dilihat
banner 468x60

Dalam operasi kemanusiaan yang berlangsung di perairan terpencil Sulawesi Tengah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu mengirimkan seluruh sumber daya untuk menyelamatkan 21 awak kapal (ABK) KMBonanza 02Setelah kapal tersebut mengalami gangguan mesin di Perairan Balantak, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada Rabu (19/11). Kejadian ini kembali menunjukkan tantangan dalam keselamatan pelayaran di wilayah yang sering menjadi jalur penangkapan ikan tradisional.

Informasi awal mengenai keadaan darurat tersebut diterima oleh Basarnas Palu dari Anton, petugas BPBD Gorontalo, pada pukul 12.37 WITA. Laporan menyebutkan bahwa KMBonanza 02telah terbukti tidak mampu bergerak setelah mesin kapal mengalami kerusakan pada dinamo starter. Para ABK terdampar di tengah laut, sekitar 72 mil laut dari Pos SAR Luwuk, dengan koordinat 1°7’15.86” LS – 123°59’50.13” BT.

banner 525x280

Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Gorontalo pada 15 November untuk menangkap ikan di sebuah rompon. Namun, saat akan kembali pada Senin, 17 November pukul 08.00 WITA, seluruh upaya untuk menghidupkan mesin gagal. Sejak saat itu, para ABK hanya bergantung pada persediaan yang tersisa serta komunikasi yang terbatas sambil menunggu bantuan.

Merupakan tanggapan terhadap laporan tersebut, Basarnas segera bertindak. KN SARBhismaTim Rescue Pos SAR Luwuk berangkat pada pukul 12.55 WITA menuju lokasi kejadian. Dengan jarak tempuh sekitar 72 mil laut dan perkiraan waktu perjalanan lima jam, tim diperkirakan tiba pada pukul 17.55 WITA. Cuaca hujan ringan diperkirakan akan memperberat tantangan dalam misi ini.

Ada 21 ABK yang tercatat berada di atas KMBonanza 02, masing-masing diidentifikasi untuk memastikan keakuratan data evakuasi. Di antara mereka terdapat nama-nama seperti Jefri Pakaya, Hidayat Mamonto, Agil Gobel, hingga Zul Mahmud. Sampai laporan disusun, belum ada informasi mengenai kondisi kesehatan mereka, namun pihak SAR menjamin kesiapan dalam menghadapi kemungkinan keadaan darurat medis.

Operasi ini mencakup berbagai komponen pencarian dan pertolongan di kawasan Luwuk serta Banggai Kepulauan. Selain tim Basarnas dan ABK KN SARBhisma, unsur Polair, Pos Angkatan Laut, KUPP Luwuk, pemerintah desa, hingga nelayan setempat ikut terlibat. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat respons terhadap kejadian yang sering kali terjadi jauh dari pusat koordinasi darurat.

Alat yang digunakan dalam misi ini cukup lengkap. KN SARBhismasebagai kapal utama operasi, didukung oleh kendaraan penyelamat, peralatan komunikasi, perlengkapan penyelamatan air, serta alat medis dan evakuasi. Kesiapan ini menunjukkan standar operasional Basarnas dalam menangani kejadian laut berisiko tinggi.

Koordinat lokasi kejadian yang berada di wilayah terbuka menunjukkan bahwa tim penyelamat mungkin akan menghadapi gelombang yang tidak pasti. Meskipun laporan cuaca menyebutkan hujan lembut, kondisi permukaan laut dapat berubah dengan cepat. Hal ini menjadikan akurasi navigasi dan pengelolaan waktu sebagai hal yang sangat penting.

Sementara itu, keluarga para ABK di Gorontalo dan Banggai Kepulauan mulai menghubungi pihak berwenang untuk memperoleh informasi terkini. Banyak dari ABK merupakan penduduk pesisir yang hidupnya bergantung pada aktivitas menangkap ikan di rompon, kegiatan yang sering kali memaksa mereka pergi jauh dari daratan.

Sampai berita ini dirilis, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengatakan bahwa perkembangan operasi pencarian dan pertolongan akan terus diperbarui secara berkala. Dengan kondisi cuaca yang bisa berubah kapan saja, seluruh tim tetap siaga menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk evakuasi di malam hari jika situasi memburuk.

Operasi ini memperkuat keyakinan bahwa aktivitas maritim tradisional di wilayah timur Indonesia sangat rentan. Namun, di tengah ancaman tersebut, keberadaan sistem respons darurat yang cepat dan terorganisir memberikan harapan bagi keselamatan para nelayan yang hidupnya bergantung pada laut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *