Provinsi Termiskin di Indonesia, Papua Masih Teratas dengan 26,80%

banner 468x60

PR GARUT– Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi penduduk miskin di Indonesia. Meskipun secara nasional angka kemiskinan menurun, tetapi masih ada sejumlah provinsi yang mencatatkan tingkat kemiskinan cukup tinggi.

banner 525x280

Berdasarkan laporan BPS, tingkat kemiskinan Indonesia turun menjadi 9,57%, dari sebelumnya 9,71% pada tahun 2021. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan, namun masih terdapat 15 provinsi dengan tingkat kemiskinan di atas 10%, termasuk Bengkulu.

Papua Paling Tinggi

Provinsi Papua menduduki peringkat pertama sebagai provinsi termiskin dengan tingkat kemiskinan mencapai 26,80%. Angka tinggi ini dipengaruhi oleh faktor keterbatasan infrastruktur, akses pendidikan, serta lapangan kerja yang tidak merata.

Papua Barat di Posisi Kedua

Di urutan kedua adalah Papua Barat dengan tingkat kemiskinan 21,43%. Meskipun memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun pemerataan pembangunan belum sepenuhnya mencapai masyarakat.

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Provinsi NTT berada di peringkat ketiga dengan tingkat kemiskinan 20,23%. Kondisi geografis yang kering dan tantangan di sektor pertanian membuat masyarakat masih bergantung pada sumber daya terbatas.

Maluku di Peringkat Keempat

Selanjutnya, Maluku menempati posisi keempat dengan tingkat kemiskinan 16,23%. Keterbatasan akses transportasi antarpulau menjadi salah satu kendala utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gorontalo di Peringkat Kelima

Provinsi Gorontalo melengkapi daftar lima besar dengan tingkat kemiskinan 15,51%. Angka ini menjadikan Gorontalo sebagai provinsi termiskin di Pulau Sulawesi.

Aceh dan Bengkulu Juga Masuk Daftar

Selain lima provinsi di atas, BPS juga mencatat Aceh (14,75%) dan Bengkulu (14,34%) memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Keduanya termasuk provinsi termiskin di wilayah Sumatera.

Ketimpangan Antar Wilayah

Data ini menunjukkan ketimpangan ekonomi yang masih terjadi antar provinsi. Wilayah timur Indonesia, seperti Papua dan NTT, masih mendominasi daftar dengan angka kemiskinan dua kali lipat lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Pemerintah diharapkan terus memperkuat program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat agar kesenjangan ekonomi dapat diperkecil, serta kesejahteraan lebih merata di seluruh nusantara.***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *