Tarif Impor Trump Berlaku, Indonesia Dikenai 19 Persen

banner 468x60

JAKARTA, Perwakilan dari United States Trade Representative (USTR) Duta Besar Jamieson Greer menyatakan, aturan tarif impor terbaru yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemungkinan akan diberlakukan sesuai ketentuan.

Aturan tarif terbaru diumumkan oleh Trump melalui perintah eksekutif yang ditandatangani pada hari Jumat (31/7/2025) waktu Amerika.

banner 525x280

Jamieson Greer mengatakan, alih-alih dihapus dalam rangka negosiasi yang sedang berlangsung, aturan tarif terbaru kemungkinan besar akan tetap berlaku.

“Banyak ketentuan tarif ini ditetapkan melalui kesepakatan. Beberapa kesepakatan diumumkan, beberapa lainnya tidak, dan yang lainnya tergantung pada tingkat defisit atau surplus perdagangan yang mungkin kita miliki dengan negara tersebut,” kata Greer dilansir CNBC, Senin (4/8/2025).

“Tarif-tarif ini pada dasarnya telah ditentukan,” katanya.

Greer juga membahas mengenai pembicaraan perdagangan dengan Tiongkok belakangan ini.

Ia mengatakan, kedua negara berfokus untuk memastikan rantai pasok bahan mineral dan tanah kritis ke Amerika Serikat menjadi lebih lancar.

“Dan saya pikir kita telah mencapai separuh perjalanan,” kata negosiator Amerika Serikat dalam pembicaraan tarif impor dengan berbagai negara.

Sebelumnya pada hari Kamis, Presiden Donald Trump mengumumkan tarif impor terbaru melalui perintah eksekutif yang ia keluarkan.

Menggunakan aturan tersebut, terdapat beberapa negara yang memiliki tingkat tarif tertinggi.

Misalnya Brasil (50 persen), Kanada (35 persen), Swiss (39 persen), India (25 persen), dan Taiwan (20 persen).

Sementara itu, aturan tarif di Indonesia tetap sebesar 19 persen.

Sebelumnya, Gedung Putih telah mengurangi beberapa tarif yang sebelumnya diumumkan pada 2 April 2025.

Termasuk pengurangan tarif impor sebesar setengah yang ditetapkan pekan lalu sebagai bagian dari kesepakatan dengan Uni Eropa.

Namun, Jamieson Greer menyatakan bahwa hal ini tidak akan terjadi dalam ketentuan tarif terbaru yang disampaikan melalui perintah eksekutif terbaru Presiden Trump.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *