Presiden Prabowo Menargetkan 82,9 Juta Anak Menerima Bantuan Langsung Tunai di Akhir Tahun

banner 468x60

Jakarta, IDN Times– Presiden RI Joko Widodo menegaskan target pemerintah untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.

Ia menyebut bahwa jumlah penerima manfaat akan terus meningkat, dan pemerintah menargetkan angka 82,9 juta anak tercapai pada akhir tahun 2025.

banner 525x280

1. Pengalaman Presiden berinteraksi langsung dengan masyarakat

Dalam pidatonya pada acara peringatan hari lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rabu malam (23/7) di Jakarta Convention Center, Prabowo menyampaikan pengalaman emosional saat berinteraksi langsung di lapangan dengan masyarakat yang mengharapkan perluasan program tersebut.

“Saya kemarin dari Solo ke Klaten, dari Solo ke Klaten di tepi jalan anak-anak sekolah, guru-guru semuanya, rakyat keluar dari rumah, saya pikir ini bukan lagi kampanye tapi sudah. Mereka berdiri berjam-jam. Saya keluar dari kendaraan saya, saya buka, saya berdiri di atas. Saya berdiri di atas, saya dengar anak-anak itu, anak-anak berteriak: ‘Pak, makan bergizi, Pak!’” katanya.

“Saya lihat, ‘Apakah kamu sudah sekolah?’ ‘Belum, Pak.’ Saya terkejut. Kemarin saya menerima laporan bahwa ada 6,7 juta penerima manfaat. 6,7 juta orang makan bergizi. Saya berkata sabar. Saya berteriak kembali: ‘Sabar, sabar!’” lanjutnya.

Prabowo kemudian memerintahkan percepatan pencapaian target agar 20 juta penerima bisa tercapai sebelum akhir Agustus.

“Anak-anak itu sangat berharap. Anak-anak itu memahami bahwa tata kelola uang negara tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap sen harus kita jaga. Artinya, harus ada pelatihan bagi pengurus-pengurus dapur, harus disiapkan, mereka harus dilatih, mereka harus memahami cara mengelola uang dan ini membutuhkan waktu. Tapi mereka [staf] melaporkan kepada saya: ‘Pak, ini bisa dipercepat. Kemungkinan besar kita bisa mencapai angka 20 juta itu, insyaallah sebelum 17 Agustus,’” katanya.

“Dan setelah itu akan terus meningkat. Dan kita berdoa, kita berharap bulan Desember tahun ini akan mencapai 82,9 juta penerima manfaat,” lanjut Presiden Prabowo.

2. MBG menarik perhatian internasional

Prabowo menyebut bahwa capaian ini bahkan telah menarik perhatian dunia internasional.

“Ini menjadi sesuatu yang diperhatikan oleh bangsa-bangsa lain. Saat saya ke luar negeri, banyak pemimpin yang bertanya dan bahkan banyak yang ingin mengirim tim ke Indonesia untuk belajar bagaimana kita mencapai hal ini. Karena saya diberitahu oleh mantan Presiden Brasil, mereka mencapai 40 juta anak penerima manfaat menurut mantan presiden itu membutuhkan waktu 11 tahun,” kata Prabowo.

“Jadi, Indonesia saat ini memiliki banyak boneka. Negara lain membutuhkan 11 tahun, kita nekat. Kita tahun ini akan membuktikan bahwa Indonesia kita menghasilkan manfaat sebesar 82,9 juta dalam satu tahun,” lanjutnya.

3. Prabowo yakin target akan tercapai di akhir tahun

Meskipun optimis, Presiden menekankan bahwa capaian tersebut harus dibuktikan pada akhir tahun nanti.

“Tetapi tentu saja ini harus kita buktikan. Jadi mungkin akhir Desember atau awal Januari, mohon PKB undang saya lagi, agar apa yang saya sampaikan hari ini bisa ditagih pada Desember 2025 atau Januari.” (WEB)

*Artikel ini merupakan kerja sama antara IDN Times dengan Tim Komunikasi Prabowo

Prabowo: PKB Memberi Semangat Keberanian Kepada Saya Sendiri Prabowo Dengar Pasal 33 UUD 45 Mengenai Sistem Ekonomi Akan Diajukan Perubahan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *