Tolak Rizieq Shihab, Dua Kelompok Massa dari Organisasi Masyarakat Terlibat Bentrokan di Pemalang

Nasional152 Views

, JAKARTA– Terjadi keributan dalam acara peringatan Bulan Muharram yang dihadiri oleh pemateri Muhammad Rizieq Shihab, Rabu (22/7/2025) malam.

Terjadi bentrokan di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Dua kelompok massa dari organisasi masyarakat Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah (LS) dan massa FPI terlibat bentrokan saat acara berlangsung.

Pertikaian terjadi setelah PWI-LS menolak kehadiran Habib Rizieq, sementara FPI datang memberikan dukungan.

Akibat peristiwa tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara.

“Jumlah korban belum pasti, sementara masih lima orang yang mengalami luka-luka,” kata Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam pernyataannya, Kamis (24/7/2025).

Keributan ini pernah viral di media sosial.

Video amator menunjukkan beberapa orang membawa senjata tajam, dan terjadi lemparan batu, kayu, serta botol antara dua kubu yang bersitegang.

Pertikaian dimulai ketika massa penolak mendekati lokasi pengajian dan terlibat perkelahian dengan pendukung Rizieq Shihab.

Situasi semakin tidak terkendali saat ketegangan berubah menjadi aksi saling serang.

Hingga berita ini diturunkan, pendataan jumlah korban masih berlangsung.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan terus memantau situasi untuk mencegah potensi kericuhan susulan.

Sementara itu, polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai kronologi dan jumlah korban yang terlibat dalam insiden tersebut.

Namun, Rizieq Shihab mengatakan ada lima orang yang terluka.

Dia meminta agar kasus ini ditangani secara hukum.

“Saya sampaikan kepada Pak Kapolres dan Pak Dandim bahwa ada 5 korban yang terluka akibat sabetan senjata tajam, dan saya meminta agar diproses secara hukum,” kata Rizieq Shihab saat menyampaikan ceramah.

Menurut sejumlah saksi, bentrokan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB.

Seorang warga, Ahmad (50), mengatakan insiden berlangsung singkat namun intens.

“Banyak FPI mungkin, bajunya putih-putih mengejar orang-orang yang baju hitam katanya kubu PWI, kejadiannya sekitar 15 menitan,” kata Ahmad.

Diduga, pengangkatan massa PWI-LS ini terjadi atas koordinasi pimpinan daerah.

Ratusan orang dikerahkan melalui surat permohonan dari PWI‑LS Kabupaten Pemalang untuk menolak kehadiran Rizieq Shihab.

Seluruh korban dibawa ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Artikel ini telah tayang diKompas.comdengan judul “Pertikaian dalam Ceramah Rizieq Shihab, Bupati Pemalang Belum Bisa Memastikan Jumlah Korban”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *