Forum Kota , JAKARTA – Senyum hangat dan sapaan ramah petugas lalu lintas di jalan kini dijawab dengan senyum serupa dari warga. Dalam programPolantas Menyapa, masyarakat merasa lebih aman saat melintasi jalan, lebih nyaman dalam berkendara, dan lebih tenang karena keselamatan mereka terlindungi.
Kebiasaan positif saling menguntungkan terjadi ketika pengguna jalan merespons dengan ketaatan, kesadaran, dan rasa hormat, menciptakan jalan yang rapi dan penuh rasa saling menghargai.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebutkan bahwa kegiatan Polantas Menyapa bukan hanya kegiatan rutin, tetapi merupakan wujud nyata perhatian mereka terhadap berbagai kalangan masyarakat pengguna jalan.
Menurutnya, ketika petugas lalu lintas hadir dengan bersikap ramah, memberikan penjelasan, serta membantu kelancaran perjalanan kendaraan, masyarakat akan merasakan tiga hal utama, yaitu rasa aman, kenyamanan dalam berkendara, dan terjaganya keselamatan di jalan raya.
“Petugas lalu lintas menyapa bukan hanya tentang interaksi, tetapi menciptakan perasaan aman dan nyaman bagi masyarakat. Keberadaan petugas di lapangan harus dirasakan manfaatnya, khususnya dalam menjaga keselamatan bersama,” kata Irjen Agus dalam pernyataan persnya, Kamis (14/8).
Kegiatan ini juga menciptakan hubungan saling menguntungkan yang baik. Masyarakat yang merasa dihargai dan dilayani dengan tulus akan lebih mudah diajak untuk mematuhi aturan lalu lintas.
Kesadaran untuk saling menghargai di jalan semakin meningkat, dan dukungan masyarakat terhadap kinerja petugas lalu lintas semakin kuat.
Agus menambahkan kehadiran petugas lalu lintas di berbagai lokasi penting, baik di area perkotaan maupun jalan antar provinsi, menciptakan rasa aman bagi para pengendara.
Di sisi lain, masyarakat memberikan tanggapan yang baik melalui ketaatan, bantuan informasi, serta sikap bersedia bekerja sama saat berkomunikasi dengan petugas.
“Saat masyarakat merasa aman, nyaman, dan dilindungi, itulah keberhasilan sejati dari tugas Polantas. Karena keselamatan adalah hak setiap pengguna jalan, dan itu yang selalu kami lindungi. Kami mengucapkan terima kasih atas respon positif masyarakat yang menjadi mitra kami di lapangan,” katanya.
Kakorlantas juga meminta seluruh bawahannya untuk terus menempatkan pendekatan yang humanis dan pencegahan, bukan hanya bersifat represif.
“Senyum, sapa, dan pelayanan yang cepat serta responsif menjadi kunci dalam membangun citra positif polantas sekaligus menjaga keterpaduan yang harmonis antara petugas dengan masyarakat,” tutupnya.(cuy/jpnn)













