TANJUNGPINANG PIKIRANRAKYAT-Pertikaian terjadi antara dua kelompok, Komunitas Andalan Driver Online (Komando) dan Aliansi Driver Online Batam, yang diduga bermula dari unggahan di TikTok.
Sesungguhnya, saat sedang berjalan menuju kantor Polresta Balerang untuk melakukan mediasi, namun di tengah perjalanan sejumlah kendaraan yang bertanda Komando dihentikan oleh ADOB, sehingga terjadi bentrokan fisik antar pihak.
Pada saat itu, kejadian terjadi di depan Hotel Utama, Lubuk Baja, Kota Batam sekitar pukul 02.00 dini hari, padahal pada waktu yang sama akan dilaksanakan mediasi di Polresta Balerang.
Belum sampai tujuan ke kantor Polresta Balerang, di tengah jalan sudah dihadang terlebih dahulu, mengajak perang adu kekuatan sehingga bentrok tidak bisa dihindari, akhirnya terjadi pertarungan dan keributan.
Sementara itu pihak ADOB tidak mau disalahkan mereka saling melempar kesalahan siapa yang memulai masalah, padahal keduanya sepakat damai melalui mediasi di Polresta Balerang.
Pertikaian antara dua kelompok pengemudi online penuh misteri, tiba-tiba saja terjadi persaingan ketat tentang siapa yang memulai dan penyebab utamanya belum jelas, kedua kelompok pengemudi online saling menyalahkan satu sama lain.
Peristiwa tersebut menyebabkan sembilan pembalap dari Komando mengalami cedera, sehingga situasi menjadi semakin tidak pasti, karena kedua belah pihak tidak bersedia berkompromi, dan seluruhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.













