Berikut adalah daftar Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Indonesia pada bulan Oktober 2025.
Kapolda merupakan pimpinan dari satuan kerja kepolisian di tingkat provinsi (Polda) dan bertanggung jawab kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri)
Polda dahulu dikenal dengan nama Komando Daerah Kepolisian (sering disingkat: Komdak) merupakan satuan pelaksana utama wilayah Polri yang berada di bawah naungan Kapolri.
Polda memiliki tanggung jawab melaksanakan tugas Polri di tingkat wilayah daerah I, yaitu provinsi. Polda merupakan cabang langsung dari Mabes Polri.
Polda tipe A-Khusus dan tipe A dikepalai oleh seorang Kapolda yang memiliki pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).
Sementara itu, Polda tipe B dipimpin oleh seorang Kapolda dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Saat ini, terdapat 36 Polda yang berada di Indonesia.
Dua di antaranya berjenis B, yaitu Polda Papua Barat Daya dan Polda Papua Tengah.
Perubahan terbaru Kepala Kepolisian Daerah tercantum dalam surat telegram Nomor ST/2192/IX/KEP./2025 yang ber tanggal 24 September 2025.
Empat perwira tinggi memikul tanggung jawab sebagai Kapolda.
Dua lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) dari angkatan 1991 dan dua lainnya dari angkatan 1992.
Alumni Akademi Kepolisian 1991 memberikan sambutan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dua lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1991 yang menjabat sebagai Kapolda adalah Irjen Endi Sutendi dan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.
Sementara Akpol 1992 yaitu Irjen Helfi Assegaf dan Irjen Viktor Theodorus Sihombing.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, perpindahan ini merupakan bagian dari perkembangan organisasi guna memperbarui, meningkatkan karier, serta memaksimalkan kinerja institusi.
“Mutasi dan perpindahan jabatan ini merupakan hal yang dinamis dalam tubuh Polri,” ujar Brigjen Trunoyudo dilaporkan Media Hub, Jumat (26/9/2025).
“Ini merupakan bagian dari proses perkembangan karier dan memperkuat organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang demi menjaga keamanan, memberikan pelayanan, serta mewujudkan Kamtibmas,” tambahnya.
Berikut detail perpindahan Kapolda yang diumumkan pada 24 September 2025:
1. Brigjen Pol Helfi Assegaf menjabat sebagai Kapolda Lampung.
Ia menggantikan Irjen Pol Helmy Santika, lulusan Akpol 1993.
2. Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel)
Ia menggantikan Irjen Pol Rusdi Hartono, lulusan Akpol 1991.
3. Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing menjabat sebagai Kapolda Kep. Babel.
Ia menggantikan Irjen Pol Hendro Pandowo, lulusan Akpol 1991.
4. Irjen Pol Endi Sutendi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng).
Ia menggantikan Irjen Pol Agus Nugroho, lulusan Akpol 1991.
Daftar 36 Kepala Kepolisian Daerah pada September 2025
Dalam surat telegram dengan nomor ST/2192/IX/KEP./2025 yang dikeluarkan pada 24 September 2025, terdapat tiga lulusan Akpol angkatan 1991 yang melepas jabatan sebagai Kapolda.
Di sisi lain, terdapat dua lulusan Akpol 1991 yang menjabat sebagai Kapolda.
Namun demikian, lulusan Akpol 1991 masih mendominasi kepemimpinan Polda di Indonesia dengan jumlah sebanyak 12 orang.
Diikuti oleh lulusan Akpol 1994 sebanyak 10 orang.
Berikut adalah daftar 36 Kapolda setelah mutasi bulan September 2025 berdasarkan angkatan:
*Akpol 1990 (3 orang)
1. Irjen Nanang Avianto, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur
2. Didik Agung Widjanarko, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara
3. Irjen Waris Agono, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara
*Akpol 1991 (12 orang)
4. Brigjen Marzuki Ali Basyah, Kepala Kepolisian Daerah Aceh
5. Irjen Gatot Tri Suryanta, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat
6. Irjen Krisno Halomoan Siregar, Kepala Kepolisian Daerah Jambi
7. Irjen Mardiyono, Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu
8. Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan
9. Irjen Daniel Adityajaya, Kepala Kepolisian Daerah Bali
10. Irjen Hadi Gunawan, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat
11. Brigjen Djati Wiyoto Abadhy, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara
12. Irjen Endi Sutendi, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
13. Brigjen Djuhaandhani Rahardjo Puro, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan
14. Brigjen Gatot Haribowo, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya
15. Irjen Petrus Patrige Rudolf Renwarin, Kepala Kepolisian Daerah Papua
*Akpol 1992 (3 orang)
16. Irjen Viktor Theodorus Sihombing, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung
17. Brigadir Jenderal Helfi Assegaf, Kepala Kepolisian Daerah Lampung
18. Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan
*Akpol 1993 (3 orang)
19. Irjen Asep Safrudin, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau
20. Irjen Rudi Setiawan, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat
21. Irjen Rudi Darmoko, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur
*Akpol 1994 (10 orang)
22. Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara
23. Asep Edi Suheri, Kepala Polisi Daerah Metro Jaya
24. Irjen Anggoro Sukartono, Kepala Kepolisian Daerah DIY
25. Irjen Pipit Rismanto, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat
26. Irjen Iwan Kurniawan, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah
27. Irjen Endar Priantoro, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
28. Irjen Roycke Harry Langie, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara
29. Irjen Widodo, Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo
30. Irjen Adi Deriyan Jayamarta, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat
31. Irjen Dadang Hartanto, Kepala Kepolisian Daerah Maluku
*Akpol 1995 (2 orang)
32. Brigadir Jenderal Hengki, Kepala Kepolisian Daerah Banten
33. Letnan Jenderal Alfred Papare, Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah
*Akpol 1996 (3 orang)
34. Irjen Herry Heryawan, Kepala Polda Riau
35. Irjen Ribut Hari Wibowo, Kepala Polda Jawa Tengah
36. Irjen Jhonny Edison Isir, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.
Profil Brigadir Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro
Nama lengkapnya adalah Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H.
Let’s see, the user provided a sentence in Indonesian about Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro’s birth. The task is to paraphrase it while keeping the meaning, context, and tone. I need to make sure not to change any proper nouns like the name or location. The original sentence is straightforward: “Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro lahir di Magelang, Jawa Tengah pada 31 Mei 1969.” First, I’ll check if there are any numbers or specific terms that shouldn’t be altered. The date “31 Mei 1969” is a specific date, so it should stay as is. The place “Magelang, Jawa Tengah” is a location, so that’s also fixed. The name “Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro” is a title and full name, so no changes there. Now, I need to rephrase the structure. The original uses “lahir di” which means “born in.” I can use synonyms like “dilahirkan di” or “lahir di.” Maybe start with the name, then the date, then the place. Alternatively, rearrange the order. For example, “Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dilahirkan pada 31 Mei 1969 di Magelang, Jawa Tengah.” That’s a direct paraphrase. Another option could be “Lahirnya Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro terjadi di Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 31 Mei 1969.” But I need to ensure the meaning remains the same. Also, check for any possible errors. The user might want different variations, so providing a couple of options would be good. Make sure the numbering is preserved if there are any, but in this case, there’s no numbering. Also, check if the user’s text is suitable for paraphrasing. The original is a simple sentence, so it’s appropriate. No need to return <failed> here. Alright, time to present the paraphrased versions. </think> Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dilahirkan di Magelang, Jawa Tengah pada 31 Mei 1969. Lahirnya Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro terjadi di Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 31 Mei 1969. Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro lahir di kota Magelang, Jawa Tengah pada 31 Mei 1969.
Lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1991 memiliki pengalaman di bidang penyelidikan.
Perwira tinggi (Pati) Polri menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulsel sejak 24 September 2025.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.
Riwayat pendidikan:
– Akpol 1991
– PTIK
– SESPIM
– LEMHANNAS (2020).
Riwayat jabatan:
– Kepala Subdirektorat IV/Penegakan Hukum (Kasubdit IV/Poldok) Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
– Staf Ahli Kebijakan Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) Bareskrim Polri (2019)
– Kepala Reserse Kriminal Umum (Kaporeskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Bali (2020)
– Kepala Reserse Kriminal Umum (Kaporeskrimum) Polda Jawa Tengah (Jateng) (2021)
– Kepala Tindak Pidana Umum (Kadirtipidum) Bareskrim Polri (2022โ23 September 2025)
– Kepala Polisi Daerah Sulsel (24 September 2025). (/ Sakinah Sudin)













