Viral! Motor Militer Diduga Tabrak Mobil Warga, TNI Segera Turun Tangan

Berita46 Dilihat
banner 468x60

RUBLIK DEPOK– Sebuah video yang menampilkan kejadian lalu lintas yang melibatkan motor Polisi Militer (PM) menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, motor PM yang mengawal mobil dinas TNI diduga memotong jalur kendaraan lain sehingga menyebabkan kecelakaan beruntun di jalan raya.

Peristiwa Dimulai Ketika Motor Perdana Menteri Memotong Jalur di Jalan Sibuk

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/10/2025) dan terekam melalui kamera dashboard milik seorang pengemudi mobil warga. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jabodetabek24info, terlihat lalu lintas lancar dari kedua arah. Tiba-tiba, sepeda motor dengan atribut Polisi Militer melewati dari arah berlawanan dan tiba-tiba berbelok ke kanan untuk mengawal kendaraan dinas TNI.

banner 336x280

Sopir mobil yang melintas dari arah berlawanan kaget dan segera menginjak rem, tetapi dari belakang terdengar suara benturan keras akibat tabrakan dari pengendara motor lain. “Dilaporkan bahwa kendaraan bermotor pengawal Polisi Militer memotong dan berhenti mendadak sehingga mobil tertabrak dari belakang oleh motor lain,” tulis akun tersebut.

Video Viral, Netizen Kritik Etika Pengawalan di Jalan Umum

Video tersebut langsung mendapat respons tajam dari netizen. Banyak orang mengkritik prosedur pengawalan yang dilakukan oleh anggota TNI atau Polisi Militer di jalan raya yang ramai. Sebagian pengguna media sosial menganggap tindakan kendaraan pendamping tersebut berisiko mengancam keselamatan pengemudi lain.

“Jika benar sebagai pengawal resmi, seharusnya lebih waspada dan memperhatikan lalu lintas,” tulis salah satu komentar.

“Kendaraan pengawal jangan sampai malah menyebabkan orang lain celaka,” tambah netizen lainnya.

TNI Mengecek Identitas Pengawal dan Kendaraan Dinas

Menanggapi video yang viral, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Freddy Ardianzah mengatakan bahwa pihaknya sedang memeriksa kebenaran peristiwa tersebut. “Kami sedang memastikan apakah kendaraan yang dijaga maupun personel pengawalnya benar-benar merupakan anggota TNI, serta memverifikasi seluruh rangkaian kejadian,” katanya.

Freddy menegaskan, jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran prosedur atau kesalahan, maka pihak yang terkait akan diberikan sanksi sesuai aturan hukum militer yang berlaku.

“Angkatan Bersenjata Indonesia berkomitmen untuk bertindak secara profesional dan tidak akan membiarkan setiap bentuk pelanggaran yang dapat merusak kepentingan masyarakat maupun institusi TNI,” tegasnya.

Pengawasan Diperketat Untuk Mencegah Kejadian Serupa

Peristiwa ini mendapat perhatian masyarakat karena berkaitan dengan keselamatan pengendara dan reputasi aparat militer di lingkungan umum. Beberapa ahli lalu lintas juga menganggap bahwa setiap bentuk pengawalan kendaraan, baik yang dilakukan oleh militer maupun sipil, seharusnya mematuhi prinsip keselamatan lalu lintas dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

TNI mengatakan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap prosedur pengawalan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Sampai saat ini, video kejadian tersebut masih banyak beredar di berbagai platform media sosial, dan penyelidikan internal masih terus berlangsung.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *