Cahaya Biru di Malam Sunyi: Patroli Polsek Torue Jaga Ketenangan Saat Dunia Tidur

Berita143 Dilihat
banner 468x60

Sulteng | Forum Kota — Ketika sebagian besar penduduk telah tertidur dalam keheningan malam, sekelompok kecil petugas berpakaian seragam justru menyalakan lampu biru yang menerobos gelapnya jalanan Torue. Cahaya tersebut bukan hanya pantulan dari sirene, tetapi merupakan simbol kehadiran negara yang tak pernah tidur — menjaga setiap sudut agar tetap aman.

Kamis pagi, 8 Oktober 2025, sekitar pukul 00.30 Wita, empat anggota Polsek Torue yang dipimpin Aiptu I Nyoman Sriasa kembali turun ke jalan dalam kegiatan rutin yang dikenal sebagai Patroli Blue Light Mereka berkeliling menggunakan sepeda motor dinas, melewati jalur utama, gang sempit, hingga wilayah yang terkenal dengan tingkat kejahatan yang tinggi.

banner 336x280

Cuaca malam yang dingin tidak menghalangi langkah mereka. Satu per satu area yang sering menjadi tempat berkumpul remaja, seperti SPBU, pasar, dan tempat ibadah, dikunjungi. Di setiap lokasi, cahaya biru terpantul di dinding toko dan kendaraan yang sedang diparkir, menunjukkan bahwa petugas sedang bertugas.

Namun, tujuan mereka tidak hanya sebatas patroli. Selama perjalanan, anggota personel berkomunikasi dengan warga yang masih aktif, menyampaikan pesan sederhana namun penting: waspada, saling menjaga, serta menghindari hal-hal yang bisa merusak masa depan — mulai dari minuman keras hingga perjudian online yang kini semakin marak di kalangan remaja.

“Kami berharap masyarakat mengetahui bahwa kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi masalah. Kami hadir guna mencegahnya,” ujar Aiptu I Nyoman Sriasa, suaranya terdengar tenang tetapi tegas di tengah bunyi kendaraan patroli.

Kehadiran mereka memberikan rasa aman yang nyata. Beberapa warga yang diwawancara mengaku lebih tenang ketika melihat cahaya biru melewati depan rumah mereka — tanda bahwa malam itu, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. “Jika ada polisi yang berpatroli, kami bisa tidur dengan nyenyak,” kata seorang pedagang pasar yang masih menjaga lapaknya.

Untuk Polsek Torue, patroli ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari komitmen etis dalam menjaga ruang publik agar tetap teratur dan bebas dari ketidaknyamanan. Dalam situasi meningkatnya ancaman kejahatan di jalan dan perilaku menyimpang remaja, kehadiran petugas pada jam-jam kritis merupakan bentuk perlindungan yang paling sederhana namun efektif.

Pada sekitar pukul 01.40 Wita, patroli selesai dengan laporan situasi: aman, terkendali, dan kondusif. Tidak ada kejadian yang mencurigakan, tidak ada gangguan. Namun yang tersisa adalah kesan mendalam — bahwa keamanan bukan hanya didapat dari usaha polisi, tetapi juga dari kerja sama antara warga dan aparat dalam menjaga ketenangan.

Dari Torue, sebuah kecamatan kecil di Parigi Moutong, kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Parigi Moutong di Provinsi Sulawesi Tengah. Kisah ini mengingatkan bahwa setiap cahaya biru yang menyala di malam hari menyimpan semangat yang tak terlihat. Keyakinan bahwa rasa aman bukanlah sesuatu yang mewah, tetapi hak yang harus dijaga bersama.

Dan selama lampu biru tetap menyala di jalan-jalan sepi Torue, warga mengetahui bahwa mereka tidak sendirian dalam malam yang sunyi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *